Liga 1
Mantan Pemain Persib-Persija Menggila di Liga 2 2022, Adu Sikut Intai Gelar Top Skor di Usia Senja
Mantan pemain Persib Bandung dan Persija Jakarta saling adu sikut untuk gelar top skor Liga 2 2022.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Rekarinta Vintoko
Zulham Zamrun mampu jadi yang teratas dengan raihan 6 gol dari 7 laganya bersama Persela Lamongan.
Sementara Silvio Escobar tercatat mampu bukukan 4 gol dalam 6 pertandingannya di Liga 2 2022 bersama Semen Padang.

Baca juga: 11 Bintang Muda Persija Sejatinya Dipanggil TC Timnas U-20 Indonesia, tapi 9 yang Dikirim, Ada Apa?
Kompetisi yang masih panjang diprediksi bakal membuat Zulham Zamrun dan Silvio Escobar bakal semakin adu sikut demi mendapatkan predikat top skor tersebut.
Terlebih, pengalaman keduanya pernah bermain lama di beberapa klub Liga 1 membuat konsistensi itu nampaknya tak akan surut.
Menarik dinantikan siapakah nantinya yang akan keluar sebagai top skor Liga 2 2022, eks Persib Bandung Zulham Zamrun atau eks Persija Jakarta Silvio Escobar.
Bentrok Strategi Pelatih Persib Bandung dan Persija Jakarta
Dua pelatih dengan kebiasaan menggunakan strategi modern yakni Luis Milla dan Thomas Doll akan bentrok taktik di laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Dilansir TribunWow.com, meski sama-sama bakal terapkan strategi modern di laga el classico jilid pertama Persib Bandung kontra Persija Jakarta, namun kontra strategi bakal ditunjukkan oleh keduanya.
Berikut ini ulasan prediksi strategi modern Luis Milla dan Thomas Doll yang akan bentrok di laga Persib Bandung vs Persija Jakarta:
Baca juga: Bobotoh-Jakmania Mulai Adem Ayem, Laga Persib Bandung dan Persija Jakarta Potensi 1 Tribun Bareng?
1. Strategi Luis Milla di Persib Bandung
Tentu, Persib Bandung di bawah asuhan Luis Milla bakal berpotensi menerapkan skema 3-4-3 offensive sama seperti saat berhadapan dengan RANS Nusantara FC.
Hal itu tak terlepas dari faktor tuan rumah yang bakal disandang Persib Bandung di pertemuan kontra Persija Jakarta.
Skema 3-4-3 ala Luis Milla menitikberatkan pada kekuatan di lini tengah sebagai mesin utama dalam menggerakkan serangan maupun bertahan.
Kedua sisi flank diubah menjadi gelandang kanan atau kiri untuk memberikan dukungan pada lini depan dan bertahan sejak di lini tengah.
Kedua gelandang kiri dan kanan akan bekerja ekstra dalam melakukan penyerangan dan bertahan sama apiknya.