Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Pasukan Angkatan Luar Angkasa AS Buka-bukaan Cara Bantu Ukraina Perangi Rusia dari Luar Bumi

Angkatan Luar Angkasa AS menjelaskan selama ini pihaknya telah banyak membantu Ukraina dari luar angkasa menggunakan beragam teknologi.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
NASA/AFP
Stasiun luar angkasa internasional (International Space Station/ISS). Terbaru, ilustasi pasukan Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat (AS) memanfaatkan wilayah luar angkasa untuk membantu Ukraina melawan Rusia. 

TRIBUNWOW.COM - Medan perang antara Rusia dan Ukraina saat ini tidak hanya meliputi darat, laut dan udara saja.

Kini luar angkasa juga dapat dikategorikan sebagai medan peperangan.

Dikutip TribunWow, kepada BBC, Pasukan Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat (AS) menjelaskan perannya selama ini membantu Ukraina melawan Rusia dari luar bumi alias luar angkasa.

Baca juga: Janji Biden ke Zelensky: Amerika Serikat akan Memberikan Ukraina Lebih Banyak Peluncur Roket

Kepala Angkatan Luar Angkasa AS, Jenderal Jay Raymond menyampaikan, konflik antara Rusia dan Ukraina saat ini adalah konflik besar pertama yang mana kedua belah pihak yang berkonflik sama-sama memanfaatkan medan luar angkasa.

Saat ini negara yang memiliki satelit militer terbanyak di luar angkasa adalah AS, China, dan Rusia.

Sementara itu Ukraina sama sekali tidak memiliki satelit militer namun mendapatkan bantuan dari negara-negara barat.

"Kami menggunakan luar angkasa untuk membantu menyerang dengan presisi, kami menggunakan luar angkasa untuk memberikan peringatan rudal, dari setiap ancaman yang bisa datang ke Amerika Serikat atau sekutu atau mitra kami," ujar Jenderal Raymond.

Berikut adalah cara Angkatan Luar Angkasa AS membantu Ukraina dari luar bumi:

Pemantauan

Satu dari beberapa bantuan yang diberikan oleh AS kepada Ukraina adalah menyediakan intelijen, pengawasan dan pengintaian.

Contoh nyatanya adalah ketika AS mengidentifikasi adanya pergerakan pasukan militer Rusia mendekat ke Ukraina sebelum invasi dimulai pada 24 Februari 2022 lalu.

Gambar satelit yang diambil pada Sabtu (19/3/2022), menunjukkan mayat-mayat di Kota Bucha telah dibiarkan selama berminggu-minggu saat Rusia menduduki kota di Ukraina tersebut.
Gambar satelit yang diambil pada Sabtu (19/3/2022), menunjukkan mayat-mayat di Kota Bucha telah dibiarkan selama berminggu-minggu saat Rusia menduduki kota di Ukraina tersebut. (Capture Video Daily Mail)

Selain itu, AS juga memakai luar angkasa untuk menguak kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan militer Rusia, satu di antaranya adalah tragedi pembantaian di Bucha.

Kemudian luar angkasa turut digunakan untuk memonitor atau melacak senjata misil yang diluncurkan oleh Rusia.

Komunikasi

Saat awal terjadi konflik, tentara Rusia langsung mengincar dan melumpukan infrastruktur di Ukraina yang digunakan untuk berkomunikasi.

Namun berkat bantuan dari bos Tesla Elon Musk yang menyediakan fasilitas komunikasi di Ukraina, pasukan militer Ukraina dapat berkomunikasi secara lancar.

Menteri untuk Transformasi Digital Ukraina, Mykhailo Fedorov sedang berfoto dengan terminal Starlink yang diberikan oleh Elon Musk untuk membantu masyarakat Ukraina di tengah perang.
Menteri untuk Transformasi Digital Ukraina, Mykhailo Fedorov sedang berfoto dengan terminal Starlink yang diberikan oleh Elon Musk untuk membantu masyarakat Ukraina di tengah perang. (Dok Mykhailo Fedorov)

Baca juga: Zelensky dan Elon Musk Terlibat Twitwar Buntut Polling Usulan Perdamaian untuk Ukraina dan Rusia

Senjata Akurat

Fungsi lainnya yang dimanfaatkan oleh AS dari ruang luar angkasa adalah melakukan serangan dengan akurasi tinggi.

Lewat teknologi GPS, Ukraina dapat menggunakan senjata peluncur roket canggih M142 HIMARS untuk menghancurkan target secara tepat sasaran.

Foto Luar Angkasa Ukraina sebelum dan sesudah Invasi

Sebelumnya diberitakan, banyak bangunan di Ukraina kini hancur akibat serangan pasukan militer Rusia yang terjadi sejak 24 Februari 2022 lalu.

Selain bangunan yang hancur, sumber energi di Ukraina seperti listrik diketahui turut terdampak karena serangan pasukan Rusia.

Dari foto luar angkasa yang diabadikan oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat alias NASA, tampak jelas terjadi perubahan mencolok di Ukraina.

Foto luar angkasa Ukraina sebelum dan sesudah invasi Rusia yang dimulai pada 24 Februari 2022.
Foto luar angkasa Ukraina sebelum dan sesudah invasi Rusia yang dimulai pada 24 Februari 2022. (NASA/Skynews.com)
Foto luar angkasa Ukraina sebelum dan sesudah invasi Rusia yang dimulai pada 24 Februari 2022. Foto kiri diambil pada 7 Februari 2022, foto kanan diambil pada 7 Maret 2022.
Foto luar angkasa Ukraina sebelum dan sesudah invasi Rusia yang dimulai pada 24 Februari 2022. Foto kiri diambil pada 7 Februari 2022, foto kanan diambil pada 7 Maret 2022. (NASA/Skynews.com)

Baca juga: Pasukan Ukraina Menerobos Pertahanan Rusia di Selatan, Mulai Merangsek Maju Ambil Wilayah

Dikutip TribunWow.com dari Skynews, perubahan mencolok terjadi di daerah perkotaan di Ukraina.

Pada foto pertama yang diambil tanggal 7 Februari 2022, nampak Ukraina masih normal seperti biasa, lampu menyala di berbagai daerah.

Sejumlah jalan-jalan besar juga terpantau menyala terang karena penerangan yang memadai.

Bintik putih dalam foto tersebut menandakan sumber cahaya atau penerangan.

Namun semua berubah pada tanggal 7 Maret 2022.

Pada foto terbaru itu, hanya beberapa daerah yang terpantau masih memiliki penerangan.

Ibu Kota Ukraina yakni Kiev/Kyiv juga tak lepas dari dampak perang.

Sumber cahaya di Kyiv terlihat berkurang drastis dibandingkan sebelum diinvasi Rusia. (TribunWow.com/Anung)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaUkrainaRusiaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved