Breaking News:

Tragedi Arema Vs Persebaya

Beri Simpati untuk Aremania di Tragedi Kanjuruhan, Fan Persija 'Serang' PSSI dan Minta Lakukan Ini

Fan setia Persija Jakarta, The Jakmania memberi simpati kepada suporter Arema FC, Aremania yang menjadi korban di tragedi Kanjuruhan.

Kolase Surya Malang/Purwanto dan Instagram @persija
Kericuhan suporter Arema FC yang bentrok melawan polisi (kiri) buntut kekalahan Arema FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam dan suporter Persija Jakarta, The Jakmania (kanan). 

TRIBUNWOW.COM - Fan setia Persija Jakarta, The Jakmania memberi simpati kepada suporter Arema FC, Aremania yang menjadi korban di tragedi Kanjuruhan.

Dikabarkan 131 orang meninggal dunia, termasuk dua polisi seusai menyaksikan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022).

Aremania memasuki lapangan pasca-laga dan bermaksud menemui pemain dan ofisial Arema FC untuk menanyakan penyebab kekalahan.

Sayang, suasana semakin ricuh lalu polisi menembakkan gas air mata untuk mengamankan massa.

Baca juga: Suporter Persis, PSS hingga PSIM Sepakat Berdamai, Sinyal Fan Persib-Persija Segera Menyusul Islah?

Baca juga: Transfer Meragukan Madura United Justru Menawan: Persib Dilibas di GBLA, Persija Dibuat Gigit Jari

"Mereka bermaksud menanyakan ke pemain dan official kenapa sampai kalah (melawan Persebaya)," tutur Polda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta dikutip TribunWow.com dari Surya.com, Minggu (2/10/2022).

"Upaya-upaya pencegahan dilakukan hingga akhirnya dilakukan pelepasan gas air mata."

"Karena sudah tragis dan sudah mulai menyerang petugas dan merusak mobil," papar Nico.

Penyebab jatuhnya korban jiwa diduga kuat diakibatkan karena desak-desakan antar suporter yang hendak keluar stadion seusai aparat keamanan menembakkan gas air mata.

Lebih lanjut, satu di antara penyebab kemantiaan ratusan suporter tersebut ialah berdesakan lalu kehabisan nafas karena gas air mata.

Suasana salah satu tribun di stadion Kanjuruhan yang penuh gas air mata usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022). Media asing Nytimes menyoroti kontroversi tembakan gas air mata yang dilontarkan pihak kepolisian ke arah penonton.
Suasana salah satu tribun di stadion Kanjuruhan yang penuh gas air mata usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022). (istimewa via TribunJatim.com)

"Suporter keluar di satu titik. Kalau gak salah di pintu 10 atau pintu 12. Di saat proses penumpukan itu terjadi berdesakan sesak napas dan kekurangan oksigen."

"Tim gabungan sudah melakukan upaya penolongan dan evakuasi ke rumah sakit," kata Nico. 

Menyadari "saudara" sedang berduka, The Jakmania memberi simpati.

Selain itu, The Jakmania juga menyerang federasi Sepak Bola Tanah Air, yakni PSSI.

Baca juga: Persija Jakarta Beruntung Punya 3 Aset di Lini Tengah, Andalan Bima Sakti di Timnas U-17 Indonesia

Menurut The Jakmania, PSSI adalah satu di antara yang turut bertanggung jawab atas tragedi mengerikan di Kanjuruhan tersebut.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved