Tragedi Arema vs Persebaya
Bayern Munchen Sentil Sosok Pelaku Tragedi Kanjuruhan, Warganet Indonesia Ucap Ini ke Sadio Mane cs
Warganet Indonesia mengucapkan terima kasih kepada fan Bayern Munchen atas sentilan yang diberikan untuk tragedi Kanjuruhan.
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Warganet Indonesia mengucapkan terima kasih kepada fan Bayern Munchen atas sentilan yang diberikan untuk tragedi Kanjuruhan.
Dilansir oleh TribunWow.com, fan Bayern Munchen menyindir oknum polisi sebagai satu di antara dalang kematian ratusan suporter Arema FC, Aremania di tragedi Kanjuruhan.
Sentilan fan Bayern Munchen itu diberikan saat Sadio Mane cs melawan Viktoria Plzen pada UEFA Champions League match day ke-3 di Stadion Allianz Arena, Selasa (4/10/2022).
Saat memberi dukungan untuk tim kebanggannya, fan Bayern Munchen membentangkan spanduk dan menuliskan kalimat satire yang ditujukan kepada Polisi yang bertugas di Kanjuruhan pada waktu.
Baca juga: Buang Rivalitas, Lihat Kalimat Dukungan Bonek untuk Suporter Arema FC seusai Tragedi di Kanjuruhan
Fan Bayern Munchen pun bakal mengenang dan mendoakan tragedi mengerikan di markas dari Arema FC tersebut.
"More than 100 people killed by the police. Remember the dead of Kanjuruhan. (Lebih dari 100 orang dibunuh oleh polisi. Ingat kematian Kanjuruhan,-red)," bunyi spanduk yang dibentangkan fan Bayern Munchen.
Spanduk yang dituliskan fan Bayern Munchen tersebut menjadi viral dan beberapa kali di-repost (unggah ulang) oleh akun-akun pengamat serta pecinta sepak bola Tanah Air.
Akun @gosball pada Rabu (5/10/2022) adalah satu di antara akun yang turut me-repost dukungan dari fan Bayern Munchen tersebut.

Baca juga: Cerita Silvio Junior ke Media Brasil terkait Tragedi Arema FC Vs Persebaya, seperti Sebuah Perang
Seusai spanduk itu viral, warganet Indonesia lalu menyerbu unggahan terkini akun Instagram resmi Bayern Munchen, @fcbayern.
Beberapa warganet mengucapkan terima kasih dan juga terharu atas dukungan yang diberikan oleh pendukung Manuel Neuer dan kawan-kawan.
"As an Indonesian,, i really thanks to Bayern fans for the heart touching banner (sebagai warga Indonesia, saya berterima kasih kepada fan Bayern Munchen atas dukungan yang menyentuh,-red)," tulis @rosyad.abror_.
"Thank you Bayern Munich fans for caring (terima kasih kepada fan Bayern Munchen atas dukungan kalian untuk korban tragedi Kanjuruhan,-red)," tulis @bayusnjyaa.
"Vielen Dank, dass Sie Kanjuruhan Indonesien Ihr Beileid aussprechen #miasanmia(Terima kasih telah mengirimkan belasungkawa Anda ke Kanjuruhan Indonesia,-red)," tulis @zhyyn27.
"Thankyou for your respect for Kanjuruhan Indonesi, don't stop to the noice for justice, we need the world to control this situation untill they are all murderer get punish! untouchable! (Terima kasih atas rasa hormat Anda untuk Kanjuruhan Indonesi, jangan berhenti menyuarakan keadilan, kita membutuhkan dunia untuk mengendalikan situasi ini sampai mereka semua pembunuh dihukum!,-red)," tulis @gilang_ardhyan.
"Love the banner Bayern fans. I love you all (saya sangat senang dengan dukungan dari fan Bayern Munchen,-red)," tulis @opini.sepakbola.
"Thanks Bayern suport in Indonesia, respect Bayern (terima kasih kepada Bayern Munchen atas dukungannya,-red)," tulis @alfian_refi.
"Big respect your club and your fans (respek untuk klub dan suportermu,-red)," tulis @yusuf.kurniawan.21.

Diketahui, hingga saat ini, belum diketahui siapa dalang atau sosok pelaku utama dari tewasnya ratusan jiwa di tragedi naas di Stadion Kanjuruhan sesusai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022).
Terlebih, pihak terkait masih melakukan investigasi.
Hanya saja, Arema FC kini sudah menerima sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat insiden mengerikan di Kanjuruhan.
Sanksi dari Komdis PSSI untuk Arema FC
Komisi Disiplin PSSI memberikan hukuman pada Arema FC terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Senin (1/10/2022).
Tragedi tersebut terjadi setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 2-3.
Baca juga: Mahfud MD Soroti Jam Tanding Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan: Ada Jaringan-jaringan Bisnis
Bermula dari pendukung Arema FC, Aremania yang kecewa dan turun ke lapangan setelah laga.
Pihak berwajib langsung melakukan tindakan dengan membubarkan Aremania yang berada di lapangan dengan melontarkan gas air mata.
Aremania yang panik langsung berbondong-bondong keluar dari stadion.
Di situlah korban mulai berjatuhan ketika Aremania berdesak-desakan keluar dari Stadion Kanjuruhan.
Sebanyak 125 korban meninggal dunia dalam tragedi Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com pada Selasa (4/10/2022), Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing membeberkan hukuman yang harus diterima Arema FC.
Mulai dari denda uang hingga hukuman berupa larangan-larangan harus dilakukan oleh Arema FC.
Baca juga: Michael Essien Beri Ucapan Duka Tragedi Arema FC Vs Persebaya, Pendukung Persib Bandung Balas Begini
"Dari hasil sidang kami kepada klub Arema FC dan panitia pelaksananya keputusannya adalah dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebagai tuan rumah dan harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari markas Malang. Jaraknya harus 250 km dari lokasi," ucap Erwin Tobing.
"Kedua, klub Arema FC dikenakan sanksi denda Rp 250 juta. Ketiga, pengulangan pelanggaran di atas akan mendapatkan hukuman lebih berat kepada klub dan badan pelaksananya," tambahnya.
Berikut poin-poin hukuman Arema FC:
1. Arema FC dilarang menggelar pertandingan sebagai tuan rumah dengan penonton hingga Liga 1 2022/2023 berakhir.
2. Arema FC hanya diperbolehkan menggelar pertandingan berjarak lebih dari 250 km dari markas.
3. Arema FC membayar denda Rp 250 juta.
4. Panpel Arema FC dilarang berkecimpung di sepak bola Indonesia seumur hidup.
(TribunWow.com/Krisna/Khis)