Breaking News:

Tragedi Arema Vs Persebaya

Jokowi Beri Santunan Rp 50 Juta untuk 125 Korban di Kanjuruhan, Mahfud MD: Nyawa Tak Bisa Dinilai

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan santunan senilai Rp 50 juta untuk setiap korban tewas dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV
Menko Polhukam Mahfud MD dalam konferensi pers terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Senin (3/10/2022). Mahfud MD sebut Presiden Joko Widodo telah menyiapkan uang santunan untuk 125 korban jiwa. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan santunan sebesar Rp 50 juta untuk korban jiwa tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Dilansir TribunWow.com, kabar ini disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut santunan tersebut sebagai bentuk empati.

Mahfud MD berharap uang tersebut dapat membantu meskipun tak bisa menutup rasa duka yang dialami keluarga.

Baca juga: Mahfud MD Bentuk Tim Usut Tragedi Kanjuruhan, Desak Polri Temukan Tersangka dalam Hitungan Hari

Sebagaimana diketahui, kerusuhan yang terjadi dalam laga sepakbola Arema FC versus Persebaya tersebut hingga saat ini telah menelan 125 korban jiwa.

Dari total tersebut, kebanyakan korban berasal dari kalangan remaja.

Namun dalam insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022), terdapat juga sejumlah korban anak-anak.

Melalui konferensi pers, Mahfud MD menyampaikan bela sungkawa dan menuturkan perkembangan pengusutan.

Selain membentuk tim independen, pemerintah juga akan memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai bagi keluarga korban jiwa.

Meskipun saat ini sudah terkumpul dana bantuan dari berbagai lembaga untuk masing-masing korban sekira Rp 15 juta.

"Gubernur Jawa Timur sudah menyediakan santunan dalam bentuk uang tunai," tutur Mahfud MD dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Senin (3/10/2022).

"Bank Jatim, Badan Amir Zakat, Basarnas, Bupati dan Walikota juga sudah memberikan santunan kepada korban masing-masing yang kisarannya antara Rp 10-15 juta."

Suasana salah satu tribun di stadion Kanjuruhan yang penuh gas air mata usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022). Media asing Nytimes menyoroti kontroversi tembakan gas air mata yang dilontarkan pihak kepolisian ke arah penonton.
Suasana salah satu tribun di stadion Kanjuruhan yang penuh gas air mata usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022). Media asing Nytimes menyoroti kontroversi tembakan gas air mata yang dilontarkan pihak kepolisian ke arah penonton. (istimewa via TribunJatim.com)

Baca juga: Ungkap Respons FIFA, Media Asing Rangkum Kesaksian Penonton yang Selamat dari Stadion Kanjuruhan

Di samping itu, Jokowi disebutkan sudah menyiapkan dana sebesar Rp 6,25 miliar guna dibagikan pada 125 korban jiwa.

Sehingga, nantinya masing-masing keluarga korban akan mendapat Rp 50 juta dari pemerintah.

Meski begitu, Mahfud MD mengakui bahwa tak ada nyawa yang bisa digantikan oleh nominal uang.

Ia menyebutkan jumlah tersebut diberikan sebagai bentuk duka cita dan empati dari Presiden.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved