Tragedi Arema Vs Persebaya
Peristiwa Kelam Kanjuruhan Bakal Berbuntut Sanksi Berat PSSI untuk Arema FC, Berikut Penjelasannya
Komdis PSSI bakal beri sanksi berat imbas kerusuhan yang terjadi di laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Arema FC bersiap bakal dijatuhi sanksi berat oleh PSSI buntut kericuhan yang terjadi di laga kontra Persebaya Surabaya di pekan ke-11 Liga 1 2022, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).
Dilansir TribunWow.com, imbas sanksi terberat yang bakal dijatuhkan kepada Arema FC yakni berpotensi kehilangan kesempatan untuk berlaga di kandang atau di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Pada duel yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan tim Persebaya Surabaya berimbas pada kericuhan di akhir pertandingan.
Menanggapi kerusuhan tersebut, Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Irjen Pol (Purn) Erwin Tobing menyesalkan kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang tersebut.
Baca juga: Manajemen Arema FC Beri Santunan dan Buka Crisis Center untuk Korban Kerusuhan di Laga Vs Persebaya
Ia menjelaskan sanksi terberat yang bisa diberikan kepada Arema FC imbas kerusuhan yang terjadi di laga kontra Persebaya.
"Setelah mendapat laporan dari PT Liga Indonesia Baru, kami segera menyidangkan kasus ini. Arema bisa jadi dalam sisa pertandingan kompetisi BRI Liga 1 musim ini tidak diperkenankan menjadi tuan rumah. Selain itu sanksi lainnya juga menanti," kata Erwin, dilansir TribunWow.com dari situs resmi PSSI.
Di sisi lain, Erwin belum bisa memastikan berapa korban yang meninggal dan terluka dalam tragedi ini.
Namun, jika ada korban yang meninggal, ia memastikan hal itu sudah menjadi ranah pidana dan akan segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.
"Kita dukung aparat Kepolisian untuk menindaklanjuti insiden ini. Siapapun yang salah harus dihukum," tutur Erwin.
Erwin juga memastikan ia dan tim dati PSSI akan segera bertolak ke Malang untuk mencari tahu kejadian yang sebenarnya.
Hal itu diperuntukkan agar saat sidang komdis dapat diputuskan hukuman apa yang harus dijatuhkan kepada Arema FC sesuai dengan kronologi dan kejadian yang terjadi.
Baca juga: Polisi Sebut Aremania Picu Kerusuhan di Kanjuruhan, Suporter Turun ke Lapangan Mau Cari Pemain
Manajemen Arema FC Beri Santunan dan Buka Crisis Center
Manajemen Arema FC turut menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya terhadap korban musibah yang terjadi di laga Singo Edan kontra Persebaya Surabaya, di pekan ke-11 Liga 1 2022, Sabtu (1/10/2022).
Dilansir TribunWow.com, Arema FC akan bertanggung jawab atas penanganan korban baik yang telah meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.
Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris.