Piala Dunia
Deretan Kontroversi di Piala Dunia 2022 Qatar, Disebut Termahal hingga Aturan Ketat Harus Dipatuhi
Piala Dunia 2022 Qatar bakal dilaksanakan pada 20 November 2022 hingga 18 Desember 2022 mendatang.
Editor: Atri Wahyu Mukti
"Tuan rumah yang ingin berkembang. dan mempromosikan sepak bola, seperti di Afrika Selatan atau Amerika Serikat."
"Tapi Qatar ini bukan negara sepak bola."
"Ini hanya tentang uang dan cara mereka memperlakukan orang-orang yang membangun stadion, itu mengerikan," tegasnya.
Baca juga: Inggris Punya Segudang Masalah Menuju Piala Dunia 2022, Imbas Keegoisan Sosok Gareth Southgate?
2. Akomodasi yang Mahal dan Sedikit
Selain menelan biaya yang fantastis dalam mempersiapkan Piala Dunia 2022, nyatanya akomodadi yang ada di Qatar dinilai mahal dan sedikit.
Pada Maret 2022, Qatar hanya memiliki 30.000 kamar yang tersedia di hotel.
Delapan puluh persen di antaranya telah dicemooh oleh FIFA.
Tuan rumah dianggap terlambat dalam menciptakan lebih banyak tempat menginap bagi penggemar yang datang dari seluruh dunia.
Saat ini, penggemar harus membayar senilai $200 atau sekitar Rp 3 juta rupiah per malam untuk sebuah kamar.
Nominal yang masih dianggap mahal oleh kebanyakan orang.
Baca juga: Padahal Timnas Argentina Kandidat Juara Piala Dunia 2022, Messi Tetap Saja Khawatir Hal Ini
3. Beberapa Aturan yang ada di Qatar
Tuan rumah telah mengeluarkan beberapa aturan bagi siapapun yang berada di Qatar.
Salah satunya terkait hubungan seksual.
Qatar melarang hubungan seksual bagi pasangan yang belum menikah.
Tentunya, orang asing yang menginjakkan kaki di Qatar juga diharapkan mematuhi hukum.
Ada juga larangan ketat untuk minum dan berpesta setelah pertandingan.