Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelensky Anggap Serius Ancaman Putin Pakai Senjata Nuklir di Konflik Rusia-Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut ancaman Putin akan menggunakan nuklir jika terancam bukanlah sekadar gertakan atau omong kosong.

Kolase YouTube The Telegraph dan Anton Novoderezhkin / SPUTNIK/AFP
Foto kanan: Presiden Rusia Vladimir Putin saat acara parade hari kemenangan di Saint Petersburg, 9 Mei 2022. Foto kiri: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melakukan upaca penaikkan bendera sebelum hari kemerdekaan Ukraina, 23 Agustus 2022. Terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menanggapi serius ancaman Putin yang akan memakai senjata nuklir. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menganggap serius ancaman Presiden Rusia Vladimir Putin yang akan menggunakan nuklir.

Menurut Volodymyr Zelensky, ancaman tersebut bukan hanya gertakan atau omong kosong.

Dikutip TribunWow dari rt, hal ini disampaikan oleh Volodymyr Zelensky saat melakukan wawancara dengan media asal Amerika Serikat (AS) pada Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Desak Warga Kharkiv Tukar Data Pribadi dengan Makanan, Rusia Rencanakan Referendum Palsu di Ukraina

Seperti yang diketahui, Putin sempat menyatakan akan menggunakan segala cara untuk mempertahankan wilayah Rusia.

"Kemarin mungkin itu hanya gertakan, sekarang itu bisa jadi sebuah kenyataan," kata Zelensky.

Zelensky saat menyampaikan peringatan itu menekankan bahwa dirinya tidak menggertak.

Gertakan ini turut ditanggapi serius oleh Diplomat Uni Eropa, Josep Borrell.

"Ketika seseorang mengatakan itu bukanlah gertakan, Anda harus menanggapinya secara serius," jelas Borrell.

Sementara itu AS telah memperingatkan akan ada konsekuensi jika Putin nekat menggunakan senjata nuklir.

Menurut Zelensky, Putin sadar bahwa Rusia kalah melawan Ukraina.

Namun Zelensky juga menegaskan penting untuk terus menekan Rusia menggunakan sanksi ekonomi serta terus mengirimkan senjata dan perlengkapan militer ke Ukraina.

Sebelumnya diberitakan, Presiden AS Joe Biden telah mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin untuk tidak menggunakan senjata nuklir atau kimia taktis.

Dilansir TribunWow.com, ia khawatir senjata pemusnah massal itu digunakan setelah Rusia mengalami serangkaian kekalahan di Ukraina.

Tanggapan ini disampaikan setelah Vladimir Putin menyampaikan ancaman akan memberikan respons serius atas serangan balasan tersebut.

Baca juga: Putin Kembali Lolos Upaya Pembunuhan, Mobil Presiden Rusia Meledak saat Memanasnya Konflik Ukraina

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved