Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Bantah Jual Senjata ke Rusia, Korea Utara Ungkap Tujuan AS Sebar Rumor Bohong

Korea Utara membantah telah menjual senjata ke Rusia yang disebut-sebut kehabisan senjata gara-gara konflik di Ukraina.

YouTube The Telegraph
Pimpinan tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menangis saat memberikan pidato di parade militer, Oktober 2020. 

TRIBUNWOW.COM - Amerika Serikat (AS) sempat menyebarkan rumor, menyebut Rusia kini terpaksa membeli senjata dari Korea Utara (Korut).

Menurut AS hal tersebut terjadi gara-gara Rusia menerima sanksi ekonomi dari banyak pihak karena konflik di Ukraina.

Dikutip TribunWow dari bbc, menanggapi kabar ini, Korea Utara (Korut) tegas membantah menyuplai senjata ke Rusia.

Baca juga: Sebut Relasi Rusia dan Ukraina Bisa Jadi seperti Korut dan Korsel, Ahli Jawab Kapan Perang Berakhir

Pada Kamis (22/9/2022), Korut menyampaikan bantahan lewat media Korut KCNA.

KCNA mengutip pernyataan seorang pejabat Kementerian Pertahanan Korut tentang isu penjualan senjata ke Rusia.

"Kita tidak pernah mengekspor senjata atau amunisi ke Rusia sebelumnya dan kami tidak berencana untuk menjualnya," ujar pejabat tersebut.

Pejabat Kemenhan Korut itu menyebut AS sedang berusaha menyebarkan rumor bohong demi kepentingan politik dan militer mereka.

Sebelumnya Rusia disebut tengah kesulitan menyuplai persenjataan ke pasukan militernya gara-gara efek sanksi.

Dikutip TribunWow dari bbc, temuan ini disampaikan oleh media asal Amerika Serikat (AS) yakni New York Times (NYT).

NYT mengklaim berhasil memeroleh informasi intelijen terkait Rusia yang telah membeli sebanyak jutaan peluru artileri dari Korut.

Namun tidak pasti berapa jumlah persenjataan yang diperoleh Rusia dari Korut.

Seorang pejabat AS menjelaskan kepada Associated Press (AP), bergantungnya Rusia kepada Korut membuktikan bahwa pasukan militer Rusia kini tengah menderita akibat sanksi yang diberikan oleh negara-negara barat.

Korut sendiri telah mengakui kedaulatan Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk.

Momen pertemuan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un di Vladivostok, Rusia, 2019.
Momen pertemuan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un di Vladivostok, Rusia, 2019. (Yuri Kadobnov/AFP)

Kim Jong Un selaku pimpinan tertinggi Korut juga menyatakan bahwa AS lah penyebab terjadinya konflik antara Rusia-Ukraina.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved