Breaking News:

Terkini Nasional

VIDEO YLKI Dukung Pemerintah Tak Hapus Listrik 450 VA ke 900 VA, Ungkap Fakta di Masyarakat

Pemerintah untuk tidak menaikan tarif listrik bersubsidi golongan 450 Volt dinilai tepat hingga tak meresahkan rakyat miskin.

TRIBUNWOW.COM - Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Agus Sutanto mendukung langkah yang diambil pemerintah soal isu penghapusan golongan 450 Volt Ampere (VA) ke 900 VA.

Agus Sutanto menuturkan memang harusnya tarif listrik bersubsidi golongan 450 Volt jangan sampai dinaikkan.

"Sebab secara faktual masih banyak masyarakat yang hanya butuh 450 VA, bahkan kurang," kata Agus dalam keterangannya, Rabu (21/9/2022).

Agus mengatakan, jika memang akan membatasi subsidi dan tepat sasaran, maka paling tepat adalah batasi pemakaiannya.

Dia mencontohkan seperti 60 kWh per bulan untuk kelompok rentan, maka lebih 60 kWh, maka dikenakan tarif nonsubsidi.

Baca juga: VIDEO - IPW Sebut Ferdy Sambo Punya Senjata Rahasia setelah Bandingnya Ditolak, Bongkar Aib Polri

Ilustrasi listrik.
Ilustrasi listrik. Pemerintah untuk tidak menaikan tarif listrik bersubsidi golongan 450 Volt dinilai paling tepat, jangan sampai rakyat resah.(SURYA/SURYA/PURWANTO)

Menurutnya, jika konsep subsidi listrik bersifat gelondongan berdasar golongan VA-nya, memang berpotensi besar salah sasaran.

"Pekerjaan rumah pemerintah adalah memetakan kelompok masyarakat yang harus naik ke 900VA dan kelompok masyarakat yang tetap bertahan di 450VA.

Jadi, listrik golongan 450 VA tetap dibutuhkan. Dan YLKI tidak sepakat penghapusan golongan pelanggan 450 VA.

YLKI mendorong pembatasan pemakaian kWh per bulan, misalnya maksimal 60 kWh untuk golongan 450VA," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menepis isu kenaikan tarif listrik bersubsidi dan penghapusan golongan 450 Volt Ampere (VA) ke 900 VA.

Erick Thohir menegaskan bahwa kabar yang cukup meresahkan masyarakat itu tidak benar.

"BUMN tidak pernah punya rencana untuk menaikkan tarif listrik dengan menghilangkan pelanggan 450 VA dan mengubahnya menjadi 900 VA," kata Erick.

Hal itu disampaikan Erick sebagai bentuk penegasan apa yang telah disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa pemerintah terus berupaya untuk meringankan beban masyarakat di tengah situasi ekonomi global yang masih bergejolak.

"Sesuai dengan pernyataan Bapak Presiden tadi pagi, kami dari Kementerian BUMN belum ada rencana menaikkan," ucapnya.

Baca juga: VIDEO Jokowi Pastikan Tak Ada Rencana untuk Naikkan Daya Listrik 450 VA ke 900 VA: Tidak Pernah

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved