Breaking News:

Terkini Daerah

Anak Disabilitas di Banyumas Dirudapaksa 8 Pria dan Lansia Tetangga hingga Hamil, Ini Kondisinya

Seorang anak dengan keterbelakangan mental dirudapaksa 9 pria tetangganya hingga mengandung, sebagian besar pelaku diketahui sudah lansia.

Surya.co.id
Ilustrasi pelecehan seksual anak di bawah umur. Terbaru, seorang anak dengan keterbelakangan mental dilaporkan menjadi korban rudapaksa 9 pria dan lansia di Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (22/9/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang anak disabilitas berinisial FT (15) menjadi korban rudapaksa di Banyumas, Jawa Tengah.

Dilansir TribunWow.com, gadis dengan keterbelakangan mental tersebut mengalami kekerasan seksual oleh 9 pria yang sebgian besar berusia lanjut.

Akibat insiden tersebut, FT kini mengandung 3 bulan dan dikabarkan mengalami trauma.

Baca juga: Bocah Pelaku Rudapaksa Bebas, Hotman Paris Desak DPR Revisi UU Perlindungan Anak: Kelakuannya Bejat

Kondisi terkini FT diungkap oleh Kepala Unit Pengelola Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Banyumas Siti Tarwiyah.

"Kondisi psikisnya kurang baik, dengan kondisi hamil seperti itu jadi kurang baik," terang Siti dikutip Kompas.com, Kamis (22/9/2022).

Namun, Ft dan keluarganya yang berasal dari keluarga miskin, memutuskan untuk mempertahankan anak dalam kandungan tersebut.

"Kehamilannya dipertahankan, karena tidak boleh diaborsi," kata Siti.

"Termasuk keluarga miskin, pendidikannya juga kurang. Korban punya kakak, sudah menikah, ada yang di luar kota."

Pemerintah Kabupaten telah turun tangan memberikan pendampingan.

Selain itu juga memfasilitasi korban untuk mendapatkan perawatan dari psikolog.

"Kami sudah memberikan pendampingan, kemarin kami menjangkau ke rumahnya dan mengantar ke polres untuk pemeriksaan," beber Siti.

Sementara itu, 8 pelaku rudapaksa berhasil ditangkap, mereka adalah AS (68), F (41), S (61), MY (41), S (52), R (59), AL (42), dan Y (75).

Menurut Kasat reskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriadi, pihaknya masih melacak seorang pelaku lagi yang kini masih buron.

"Pelaku totalnya ada sembilan, satu pelaku masih buron. Pelaku ada yang sudah lansia, tapi tetap kami proses," ungkap Agus, Rabu (21/9/2022).

Ilustrasi korban rudapaksa.
Ilustrasi korban rudapaksa. (Tribun Lampung)

Baca juga: Bongkar Dugaan Rudapaksa Anak Kecil oleh Anak Kecil, Hotman Paris Beri Pesan ke DPR: Masih Pantas?

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved