Breaking News:

Ratu Elizabeth II Meninggal

Baru Diangkat, Sikap Raja Charles III Jadi Sorotan, Pecat 100 Staf saat Upacara Ratu Elizabeth II

Sikap Raja Charles III menjadi perhatian setelah secara tiba-tiba memecat 100 stafnya di Clarence House.

AFP/ Marco Bertorello
Raja Charles III berjalan di belakang peti mati ibunya, mendiang Ratu Elizabeth II, Rabu (14/9/2022). Terbaru, sikap Charless III menjadi sorotan setelah melakukan pemecatan pada 100 stafnya. 

TRIBUNWOW.COM - Sikap Raja baru Inggris, Charles III, menjadi perhatian khalayak dalam beberapa hari belakangan.

Dilansir TribunWow.com, ia beberapa kali terekam kamera menunjukkan sikap kontroversial.

Terakhir, Charles III dikabarkan memecat 100 staf secara mendadak 4 hari setelah kematian ibunya, Ratu Elizabeth II.

Baca juga: Pastikan Putin Tak Hadir Pemakaman Ratu Elizabeth II, Media Rusia Sorot Rencana Kedatangan Joe Biden

Dilaporkan The Guardian, puluhan staf Clarence House mendapat pemberitahuan tentang pemecatan pada Senin (13/9/2022).

Pemecatan itu dilakukan karena kantor Raja Charles dan Permaisuri Camilla akan pindah ke Istana Buckingham setelah kematian Ratu.

Disebutkan pemecatan itu menimpa hingga 100 karyawan di Clarence House, bekas kediaman resmi Charles III, termasuk beberapa yang telah bekerja di sana selama beberapa dekade.

Sekretaris pribadi, kantor keuangan, tim komunikasi, dan staf rumah tangga termasuk di antaranya.

Mereka menerima pemberitahuan itu selama kebaktian syukur untuk menghormati mendiang Ratu Elizabeth II, di Katedral St Giles di Edinburgh.

"Semua orang benar-benar marah, termasuk sekretaris pribadi dan tim senior. Semua staf telah bekerja lembur setiap malam sejak Kamis, hanya untuk mendapat ini. Orang-orang tampak terguncang karenanya," kata seorang sumber anonim.

Ratu Elizabeth II
Ratu Elizabeth II (AFP/Oli SCARFF)

Baca juga: Kesampingkan Konflik, Putin hingga Zelensky Ucap Belasungkawa atas Meninggalnya Ratu Elizabeth II

Pemecatan tersebut disampaikan oleh ajudan raja, Sir Clive Alderton melalui sebuah surat.

Diumumkan bahwa Clarence House akan ditutup dan orang-orang yang bekerja di dalamnya akan diberhentikan.

Hal ini mengindikasikan adanya rencana perubahan tempat tinggal di mana Charles dan Camilla diduga akan tinggal di Buckingham Palace, London,

"Saya menghargai bahwa ini adalah berita yang meresahkan dan saya ingin memberi tahu anda tentang dukungan yang tersedia saat ini," bunyi tulisan tersebut.

Menurut tinjauan tahunan Clarence House awal tahun ini, Raja mempekerjakan 101 staf penuh waktu.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved