Breaking News:

Hotman Paris dan Kontroversinya

Hotman Paris Desak Polisi Periksa Polisi hingga IDI Periksa Dokter Berinisial MH, Ini Sebabnya

Hotman Paris mendesak polisi memeriksa dokter berinisial MH terkait kasus tewasnya santri Pondok Pesantren Darussalam Gontor.

YouTube Trans TV Official
Hotman Paris dalam kanal YouTube TRANS TV OFFICIAL, Rabu (7/9/2022). Terbaru, Hotman Paris mendesak polisi memeriksa dokter berinisial MH terkait kasus tewasnya santri Pondok Pesantren Darussalam Gontor. 

TRIBUNWOW.COM - Pengacara Hotman Paris Hutapea kembali bersuara soal kasus tewasnya santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.

Dilansir TribunWow.com, Hotman Paris mendesak polisi memeriksa dokter berinisial MH.

Diduga, MH menandatangani surat berisi keterangan palsu terkait penyebab tewasnya korban.

Sebagai informasi, korban diduga tewas karena dikeroyok di lingkungan ponpes.

Baca juga: Hotman Paris Tahan Tangis, Ungkap Fakta Bocah SD yang Ngadu Padanya Pernah Dirudapaksa Ayah: Udah Ah

Namun pihak ponpes sempat menyebut korban meninggal akibat sakit.

"Kasus kematian seorang santri di Pesantren Darussalam Gontor pada waktu jenazah diantar ke ibunya, dilengkapi oleh surat keterangan dokter yang ditandatangani dokter berinisial MH dari Rumah Sakit Yasfin Darussalam Gontor," ucap Hotman dalam unggahan akun Instagram @hotmanparisofficial, Jumat (9/9/2022).

"Yang menyebutkan bahwa yang menyebabkan meninggalnya almarhum adalah karena sakit."

Kasus ini pertama kali terbongkar seusai ibu korban curiga melihat kondisi jenazah anaknya.

Kata Hotman, ibu korban mendapati jenazah anaknya berlumuran darah.

Hotman Paris dalam unggahan akun Instagramnya, Jumat (9/9/2022). Terbaru, Hotman Paris meminta polisi memeriksa dokter berinisial MH terkait tewasnya santri di Pondok Pesantren Darussalam Gontor.
Hotman Paris dalam unggahan akun Instagramnya, Jumat (9/9/2022). Terbaru, Hotman Paris meminta polisi memeriksa dokter berinisial MH terkait tewasnya santri di Pondok Pesantren Darussalam Gontor. (capture Instagram @hotmanparisofficial)

Baca juga: Unggah Video Lamaran Fritz, Hotman Paris Ogah Beri Nasihat, Sentil Hotma Sitompul: Video Ini Contoh

Karena itu, ibu korban pun berjuang mencari keadilan hingga akhirnya bertemu dengan Hotman di Palembang.

"Tapi karena ibunya melihat banyak darah di bagian belakang tubuh dan kepala, ibunya tidak percaya maka ibunya berjuang selama dua minggu," ucap Hotman.

"Akhirnya ibunya mencarii Hotman dan kebetulan ketemu di Palembang."

Seusai Hotman bersuara, pihak Ponpes Darussalam akhirnya membenarkan korban diduga meninggal karena dianiaya.

Mengetahui hal itu, Hotman langsung mendesak polisi turun tangan mengungkap kasus ini.

Tak hanya itu, terbaru Hotman juga meminta polisi memeriksa dokter berinisial MH.

Baca juga: Ungkap Dugaan Kasus Penganiayaan, Hotman Paris sampai Beri Uang untuk Visum Korban: Kita Berjuang

"Setelah digerakkan oleh Hotman, akhirnya terbongkarlah penyebab kematiannya bukan karena sakit tapi karena korban pengeroyokan," ujar Hotman.

"Dalam kesempatan ini saya memohon kepada Kapolres setempat untuk segera memerika dokter berinisial MH yang menandatangani surat tersebut."

"Yang menyebutkan sakit dan oknum yang meminta dibuat dan menggunakan surat tersebut karena surat itu diduga isinya palsu."

Karena diduga melibatkan oknum dokter, Hotman akhirnya mendesak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memeriksa MH.

"Demikian juga IDI agar segera memeriksa dokter berinisial MH dari Rumah Sakit Yasfin Darussalam Gontor," tandasnya.

Minta Kapolri Turun Tangan

Hotman Paris mengungkap kejanggalan dalam kasus penganiyaan ini.

Melalui video singkat yang diunggahnya pada akun Instagram @hotmanparisofficial, pengacara kondang itu meminta Kapolda Jawa Timur turun tangan mengusut kasus ini.

Kasus ini terungkap saat Hotman datang ke Palembang dan menggelar acara Hotman 911.

Ibu korban, Soimah, menangis meraung-raung saat menceritakan nasib tragis yang dialami anaknya.

"Heboh heboh heboh, terkait wafatnya seorang santri di Pondok Darussalam Gontor," ucap Hotman.

"Tanggal 4 September 2022, Hotman 911 berkunjung ke Palembang."

"Dan kedatangan seorang ibu menangis meraung-raung mengadukan anaknya meninggal yang adalah santri di Pondok Darussalam Jawa Timur," sambungnya.

Menurut Hotman, pihak pesantren sempat membohongi keluarga terkait penyebab penyebab kematian korban.

Baca juga: Diviralkan Hotman Paris, Dugaan Kasus Rudapaksa Bocah SD Disoroti Kapolri, Langsung Ditindak?

Namun, pihak keluarga curiga karena banyak darah mengucur dari tubuh remaja tersebut.

"Ibu itu mengatakan terlihat jelas anaknya bersimbah darah, korban penganiayaan kekerasan," ujar Hotman.

"Akhirnya tangis ibu itu Hotman viralkan di Instagram @hotmanparisofficial."

"Dan tanggal 5 September 2022, pimpinan Pondok Darussalam Gontor mengakui bahwa benar ada tindak kekerasan oleh sesama murid di pesanteren tersebut."

Hotman menyayangkan tindakan pihak pesantren yang tak melaporkan kejadian tragis ini ke polisi.

Karena itu, Hotman meminta Kapolres hingga Kapolda untuk mengusut kasus penganiyaan ini.

"Tetapi pelakunya hanya dipecat dan dikirimkan kembali ke orangtuanya," beber Hotman.

"Dan belum dilaporkan ke polisi, maka dalam kesempatan ini saya minta Bapak Kapolda Jawa Timur dan Kapolres setempat segera menjemput si pelaku, menyelidiki dan menyidik kasus ini."

"Karena pimpinan Gontor sudah mengakui bahwa anak tersebut meninggal akibat tindak kekerasan," lanjutnya.

Baca juga: Ungkap Dugaan Kasus Penganiayaan, Hotman Paris sampai Beri Uang untuk Visum Korban: Kita Berjuang

Hotman lantas mengungkap kondisi keluarga korban.

Menurut Hotman, keluarga korban benar-benar membutuhkan bantuan karena tak mampu membuat laporan ke polisi.

"Ibunya nangis-nangis memberitahukan ke Hotman bahwa anaknya ketika dibuka bersimbah darah bagian tubuhnya dan sudah dikuburkan," beber Hotman.

"Ibunya dari keluarga sangat tidak mampu."

"Karena waktu saya minta membuat laporan polisi ke daerah Gontor ibunya tidak punya ongkos."

"Ini imbauan saya yang ketiga di Instagram," tandasnya. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Tags:
Hotman ParisIkatan Dokter Indonesia (IDI)DokterInstagramGontorPonorogo
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved