Breaking News:

Tips Keseharan

Jenis Kegiatan yang Bisa Mengurangi Risiko Demensia, Bisa Dilakukan di Rumah dengan Konsisten

Orang yang melakukan aktivitas rutin dan penuh semangat, seperti berolahraga atau berolahraga, risiko terkena demensia

PIXABAY/SABINEVANERP via Kompas.com
Ilustrasi orang tua - Orang yang melakukan aktivitas rutin dan penuh semangat, seperti berolahraga atau berolahraga, risiko terkena demensia 

TRIBUNWOW.COM - Para ahli percaya bahwa olahraga dapat membantu melindungi orang dari penyakit demensia.

Dikutip TribunWow.com dari Channelnewsasia, ada sebuah studi yang melibatkan orang dengan demensia selama bertahun-tahun.

Para orang dengan demensia memerankan peran penting untuk mengurangi risiko penyakitnya, Sabtu (27/8/2022).

Baca juga: Bisa Terjadi seusai Isolasi Mandiri, Studi Jelaskan Kaitan Infeksi Covid-19 dan Efek Demensia

Hasilnya olahraga berat tamppaknya lebih baik bagi penderita demensia.

Namun melakukan pekerjaan rumah tangga juga termasuk dalam hal itu.

Dalam studi pertama , yang diterbitkan 27 Juli di jurnal Neurology, para peneliti menganalisis informasi kesehatan dari 501.376 peserta.

Pada awal penelitian, peserta mengisi kuesioner terperinci tentang partisipasi mereka dalam aktivitas fisik, seperti berolahraga, menaiki tangga atau berjalan, dan apakah mereka secara teratur berjalan atau bersepeda ke tempat kerja.

Baca juga: Ahli Peringatkan Covid-19 Bisa Sebabkan Lonjakan Kasus Demensia, Simak Penjelasannya

Mereka juga ditanya tentang berbagai faktor gaya hidup, termasuk seberapa sering mereka menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.

Peserta diikuti selama 11 tahun, selama waktu itu 5.185 mengembangkan demensia.

Studi tersebut menemukan bahwa, pada peserta yang melakukan aktivitas rutin dan penuh semangat, seperti berolahraga atau berolahraga, risiko terkena demensia berkurang hingga 35 persen.

Anehnya, orang-orang yang melaporkan secara teratur menyelesaikan pekerjaan rumah tangga juga mengalami manfaat yang signifikan; mereka memiliki risiko 21 persen lebih rendah.

Dokter yang menangani studi tersebut, Dr Salinas merekomendasikan orang melakukan 150 menit latihan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam seminggu.

Hasilnya orang dengan olahraga sedang hingga tinggi bisa meningkatkan kesehatan otak. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved