Breaking News:

Pilpres 2024

Berita Ganjar Pranowo: Soal Jokowi Endorse Capres Potensial, PDIP Pastikan RI 1 Sehati dengan Mega

PDIP menyampaikan tidak ada tokoh tertentu yang mendapat dukungan khusus dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

YouTube Sekretariat Presiden
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam acara upacara hari peringatan ulang tahun RI ke-77 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/8/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Belum lama ini Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) disebut secara tidak langsung memberikan promosi atau endorse terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menjadi calon presiden (capres) di tahun 2024.

Analisis ini sempat disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI F-PPP Arsul Sani yang melihat bahasa tubuh Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pro Jokowi (Projo) yang kala itu dihadiri Ganjar.

Dikutip TribunWow dari Tribunnews, sementara itu PDIP memastikan tidak ada tokoh yang secara spesial mendapat support atau endorse dari Jokowi.

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo - Heboh Dengar Suara Farel Prayoga di HUT RI ke- 77: Jokowi saja Ikut Goyang

"Dalam situasi seperti ini semua pengen di endorse oleh bapak Presiden Jokowi maka kami tegaskan bagi PDI Perjuangan kepemimpinan pak Karno, ibu Mega dan pak Jokowi itu satu napas kepemimpinannya itu nanti akan dilanjutkan pada hasil Pemilu 2024," tegas Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Kamis (18/8/2022).

Hasto menyampaikan, PDIP bersama Jokowi akan memilih sosok yang dapat meneruskan kepemipinan yang ada atau berkesinambungan.

"Dimana PDI Perjuangan yang bersama-sama dengan Presiden Jokowi, akan punya tugas sejarah. Sehingga nafas kepemimpinan ini akan berlanjut dan jadi kesinambungan," ujar Hasto.

Hasto lalu bercerita sekilas soal pentingnya kesinambungan kepemimpinan.

Hasto mengambil contoh kasus kepemimpinan di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang ia sebut minim prestasi seusai Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama alias BTP alias Ahok tidak lagi memimpin sebagai gubernur di Ibu Kota.

"Jangan sampai kepemimpinan itu Poco Poco kita lihat di Jakarta begitu dipimpim pak Jokowi dan pak Ahok, kemudian Pak Ahok dan Pak Djarot, sekarang banyak prestasi-prestasi yang dulu sudah dilakukan kemudian menghilang," terang Hasto.

"Contohnya Pasukan Orange yang dibutuhkan rakyat, Pasukan Hijau, Pasukan Biru, pembangunan taman, infrastruktur di Jakarta itu dulu kan luar biasa."

"Pergantian kepemimpinan berubah kebijakan, ini yang tidak kita inginkan."

"Jadi Jakarta menjadi contoh yang sederhana bagaimana kesinambungan kepemimpinan itu sangat penting," pungkasnya.

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Megawati Tengah Gembleng Bakal Capres PDIP, Termasuk Gubernur Jawa Tengah?

Presiden Joko Widodo didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPR Puan Maharani, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dan Kader PDI Perjuangan yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berfoto bersama usai pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022). Rakernas II PDI Perjuangan tersebut bertemakan Desa Kuat, Indonesia Maju dan Berdaulat dengan sub tema Desa Taman Sari Kemajuan Nusantara.
Presiden Joko Widodo didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPR Puan Maharani, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dan Kader PDI Perjuangan yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berfoto bersama usai pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022). Rakernas II PDI Perjuangan tersebut bertemakan Desa Kuat, Indonesia Maju dan Berdaulat dengan sub tema Desa Taman Sari Kemajuan Nusantara. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Sampai saat ini diketahui hanya ada dua tokoh yang kemungkinan besar akan menjadi calon presiden (capres) dari PDIP.

Dua tokoh tersebut adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved