Liga 1
Jakmania Dibuat Bertanya-tanya dan Terperangah di Sesi Latihan Persija Jakarta, Singgung Sosok Ini
Jakmania dibuat bertanya-tanya melihat sesi latihan bersama Persija Jakarta jelang kontra Persikabo 1973.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Lailatun Niqmah
"Saya merasa di babak kedua kami bermain buruk."

Baca juga: Thomas Doll Wajib Coba Sosok Ini saat Persija Jakarta Kontra Persikabo 1973: Akselerasi Jadi Andalan
"Semua sistem sepak bola akan terlihat buruk jika permainannya tidak bisa memainkan sistem itu, hal ini tidak ada hubungannya dengan kesalahan formasi, untuk kedepannya tim ini harus bermain lebih baik dengan sistem permainan saya," tuturnya.
Kelemahan itu tentunya bisa dieksploitasi oleh Persikabo 1973 dengan lebih bersabar di babak pertama untuk menghemat tenaga dan lebih banyak melakukan counter attack ke pertahanan Persija Jakarta.
Serangan dengan intensitas tinggi bisa dilakukan anak asuh Djajang Nurdjaman di pertengahan babak kedua.
Sosok Dimas Drajad, Sugeng Efendi, dan Ryan Kurnia dapat jadi senjata ampuh ketika pemain Persija Jakarta tengah alami penurunan fisik di pertengahan babak kedua.

Baca juga: Nasib Ciro Alves: Diterpa Badai Cedera, Persib Bandung Tengah Merana, Persikabo 1973 Malah Berjaya
Kecepatan ketiganya di lini depan bisa jadi senjata mematikan untuk melumpuhkan ketatnya pertahanan yang digalang oleh Ondrej Kudela dkk.
Senjata itu semakin kuat setelah Persikabo 1973 kini diperkuat dua pemain asing anyar Tomoki Wada dan Bruno Dybal yang tentu bisa jadi pembeda di laga kontra Persija Jakarta.
Patut dinantikan langkah preventif apa yang bakal dilakukan oleh pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll untuk siasati kelemahan anak asuhanya di pertengahan babak kedua.
Jika tak segera diantisipasi, bukan menutup kemungkinan Persikabo 1973 bakal berikan hukuman berat bagi lini pertahanan Persija Jakarta.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)