Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

VIDEO - DPR Minta Publik Tak Vonis Siapapun sebagai Pelaku dalam Kasus Brigadir J sebelum Terbukti

Dalam kasus Brigadir J, publik diminta tak sembarangan memvonis pelaku, siapa yang bertanggung jawab harus dibuktikan dulu di pengadilan.

Editor: Lailatun Niqmah

TRIBUNWOW.COM - Kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J menjadi pembicaraan publik lantaran banyak kejanggalan.

Terkait hal ini, muncul sejumlah spekulasi terkait siapakah pelaku dan korban dalam baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7/2022) lalu itu.

Menanggapi hal ini Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir meminta publik tidak sembarangan menghakimi atau memvonis seseorang sebagai pelaku.

Ia meminta publik bersabar dan menunggu pembuktian di pengadilan.

Adies menilai hingga kini masih ada kemungkinan antara pihak Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, atau pihak lainnya untuk menjadi pelaku dalam kasus ini.

"Dalam hukum kita tidak boleh memvonis siapapun sebelum data dan fakta benar-benar dapat dibuktikan di Pengadilan. Siapa yang akan bertanggungjawab seandainya seseorang yang disangkakan melakukan kejahatan ternyata tidak terbukti?"

"Siapa yang akan bertanggung jawab? Karena hal ini bisa menimpa kedua belah pihak," kata Adies kepada Tribunnews.com, Kamis (28/7/2022).

Karena itu, politisi Golkar ini meminta publik lebih baik menunggu hasil kerja dari tim Mabes Polri maupun tim eksternal yakni Komnas HAM dan Kompolnas.

Baca juga: VIDEO - Temuan Komnas HAM Patahkan Kecurigaan kalau Brigadir J Tewas di Magelang, Ini Buktinya

Adies juga mengimbau publik untuk tidak berprasangka buruk dan mempercayai Polri dan timnya.

Pasalnya, menurut Adies, publik bisa percaya kepada siapa lagi jika bukan dengan penegak hukum kita sendiri.

"Jadi sebaiknya kita tunggu saja hasil kerja Komnas HAM dan tim Mabes Polri, maupun tim eksternal ini, agar semua terang benderang. Percayakan dan jangan berprasangka buruk."

"Kita mau percaya dengan siapa lagi kalau bukan penegak hukum negara kita sendiri," ungkap Adies.

Baca juga: VIDEO Keluarga Ferdy Sambo Sesalkan Pemakaman Brigadir J Digelar secara Kedinasan

Ini Momentum untuk Reformasi Polri

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, penyelesaian kasus kematian Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J secara profesional akan menjadi momentum positif untuk reformasi di tubuh Polri.

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan berharap kematian Brigadir J bisa diselesaikan secara profesional, transparan, dan akuntabel serta menjadi penegasan kembali akan reformasi di tubuh Polri .

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Polisi Tembak PolisiBrigadir JBaku TembakBharada EIrjen Ferdy Sambo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved