Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Tur Keliling Afrika, Menlu Rusia Dituduh akan Serang Imej Negara Barat Pakai Cara Ini

Pemerintah Inggris meyakini ada agenda tersembunyi dari tur keliling Afrika yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
AFP
Menlu Rusia Sergei Lavrov temui Menlu Kongo Jean Claude Gakosso di Kota Oyo, 25 Juli 2022. 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah Rusia dituding akan memanfaatkan momentum tur keliling Afrika untuk menyerang imej negara-negara barat.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov diketahui memiliki jadwal untuk mengunjungi sejumlah negeri Afrika mulai dari Mesir, Etiopia, Uganda, hingga Kongo.

Dikutip TribunWow.com dari skynews, dalam kunjungan ke negara-negara Afrika tersebut, Rusia dituding akan menyalahkan negara-negara barat atas krisis pangan global yang kini tengah terjadi.

Baca juga: Ukraina Mulai Serangan Dahsyat ke Kherson untuk Usir Rusia, Klaim Menang Bulan September

Tudingan ini disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Inggris.

"Rusia sangat mungkin untuk memanfaatkan kunjungan (ke Afrika) untuk menyalahkan barat atas krisis pangan internasional," ungkap Kemenhan Inggris.

Selain menyalahkan negara barat, Rusia juga diyakini akan menggalang dukungan negara-negara Afrika yang cenderung netral dalam konflik Rusia-Ukraina.

Sebagai informasi, negara-negara di Afrika memiliki warisan hubungan yang kusut dengan Barat dan bekas Uni Soviet, sebagian besar menghindari berpihak pada perang di Ukraina.

Banyak yang mengimpor biji-bijian Rusia dan juga meningkatkan energi, tetapi mereka juga membeli biji-bijian Ukraina dan mendapat manfaat dari aliran bantuan dan hubungan perdagangan Barat.

Afrika juga sedang didekati oleh Barat minggu ini, dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron akan mengunjungi Kamerun, Benin dan Guinea-Bissau, ssementara Utusan Khusus AS untuk Ujung Afrika Mike Hammer dalam perjalanannya ke Mesir dan Ethiopia.

Baca juga: Tentara Senior Marah-marah di FB seusai Ukraina Paksa Tukang Mabuk hingga Pembuat Onar Masuk Militer

Diketahui, Lavrov telah mengunjungi Mesir dan akan berangkat dari Kongo ke Uganda, kemudian Ethiopia.

Diplomat Uni Afrika (AU) di Ethiophia mengatakan telah mengundang duta besar dari beberapa negara anggota ke pertemuan pribadi pada hari Rabu (27/7/2022).

Surat undangan dari duta besar Rusia untuk Ethiopia dan AU, yang dikirim ke sejumlah duta besar Afrika, mengatakan tujuan pertemuan itu adalah untuk memperdalam kerja sama antara Rusia dan negara-negara Afrika.

Dua diplomat AU yang berbicara kepada Reuters dengan syarat anonim mengatakan pertemuan yang direncanakan akan bertepatan dengan kunjungan Hammer.

Sehingga, hal ini menyebabkan gesekan di antara para donor Barat karena itu menandakan poros ke arah Rusia.

Mereka Coba Memanfaatkanmu

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
RusiaUkrainaAfrika
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved