Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

VIDEO Sesumbar Ramzan Kadyrov soal Bantu Rusia: Tidak akan Mampu Dilawan Tentara Apa pun di Dunia

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov mengaku siap membantu Rusia menyerang negara barat.

Editor: Lailatun Niqmah

TRIBUNWOW.COM - Persahabatan Rusia dan Chechnya semakin erat di tengah perang lawan Ukraina.

Terbaru, Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov bahkan mengaku siap secara lebih lanjut membantu Rusia merebut Kiev, Ukraina dan negara-negara NATO.

Ramzan Kadyrov mengaku saat ini dirinya cuma sedang menunggu perintah dari Presiden Rusia Vladimir Putin untuk meledakkan negara-negara Barat.

Dilansir Newsweek, Ramzan Kadyrov membuat deklarasi di sebuah pos Telegram yang mengumumkan penyelesaian resimen Chechnya baru yang disebut "Akhmat Utara".

Ini merupakan salah satu dari empat resimen yang dibentuk bulan lalu untuk membantu pasukan Rusia selama perang dengan Ukraina .

Dia menulis bahwa Rusia adalah satu-satunya negara di dunia yang "berbicara menentang kekejian neraka yang menyebar ke Barat".

Dia juga bersyukur bahwa Putin "membuat keputusan yang benar dan memberi kita kesempatan untuk mengambil bagian dalam perjuangan suci melawan satanisme ini."

"Kami siap melangkah lebih jauh atas perintah, untuk dengan mudah merebut Kyiv dan negara-negara NATO," tulisnya.

Baca juga: VIDEO Ukraina Tuding Bank Negara Barat Lakukan Kejahatan Perang, Sebut Putar Haluan ke Rusia

"Unit kami, mengeras dalam pertempuran nyata, tidak akan mampu dilawan tentara apapun di dunia. Kami memiliki pengalaman, persenjataan, iman, patriotisme, ide dan kebenaran! Barat belum mengerti seberapa kuat kita!"

Kadyrov menambahkan bahwa dengan satu perintah dari Putin, "Kami siap menghancurkan kampanye palsu-demokratik, pseudo-liberal dan militer-barbarbar di negara-negara Barat, yang merusak masyarakat dunia dalam upaya untuk menaklukkan seluruh dunia di bawah mereka, hingga hancur."

Pejabat Rusia telah berulang kali mengancam negara-negara Barat, terutama yang berada di NATO, terhadap campur tangan langsung dalam perang di Ukraina .

Putin bahkan telah memperingatkan tentang serangan terhadap negara-negara yang "menciptakan ancaman strategis bagi Rusia."

Hal ini menyebabkan kekhawatiran bahwa konflik tersebut dapat menyebar ke luar perbatasan Ukraina .

Para ahli mengatakan kepada Newsweek pada bulan Mei bahwa NATO telah melewati batas, yang Putin katakan akan membenarkan serangan tersebut.

Pemimpin Chechnya secara terbuka menyatakan kesiapan Chechnya untuk mobilisasi militer skala besar melawan Ukraina dan negara-negara Barat lainnya selama berbulan-bulan di tengah perang Rusia -Ukraina yang masih berkecamuk.

Sumber: Tribun Video
Halaman 1/2
Tags:
Ramzan KadyrovChechnyaRusiaVladimir PutinUkrainaNATO
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved