Liga 1
Snex-Panser Banjiri IG PSIS Semarang dengan Pertanyaan dan Kekhawatiran, Minta Manajemen Jawab 1 Hal
Snex dan Panser Biru banjiri IG PSIS Semarang dengan kekhawatiran hingga minta manajemen segera jawab satu masalah ini.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Namun sayang, ketiganya gagal unjuk kualitas terbaiknya dan belum bisa membantu PSIS Semarang memecahkan permasalahan ketergantungan striker yang di alami.

Baca juga: PSIS Semarang Seri Kontra Persipa Pati, Pentolan Panser Biru Langsung Beri Sindiran Halus, Ucap Ini
Lantas, menilik dari permasalahan tersebut, apakah ada opsi lain yang bisa digunakan oleh Sergio Alexandre dalam menyelesaikan permasalahan ketergantungan striker di PSIS Semarang?
Dilansir TribunWow.com, ada satu opsi yang bisa dicoba PSIS Semarang mensiasati deadlock striker pelapis Carlos Fortes yang tengah dibekap cedera.
Salah satu opsi tersebut tak lain adalah memainkan striker false nine di lini depan PSIS Semarang dengan mencoba menggeser sosok Septian David Maulana lebih ke depan.
Seperti diketahui, sosok Septian David Maulana memiliki catatan rekam jejak mempuni ketika bermain di sektor penyerang tengah.
Tercatat, sosoknya mampu menorehkan statistik 3 gol dan 1 assist dari 4 pertandingan yang ia lakoni saat bermain sebagai penyerang tengah.
Catatan itu lebih apik ketimbang saat Septian David Maulana digeser ke posisi sayap kiri.

Baca juga: Snex-Panser Biru Banjiri Unggahan Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi, Sindir soal Keputusan Manajemen
Pada posisi tersebut, Septian David Maulana hanya mampu torehkan 1 gol dan 1 assist dari 15 pertandingan yang dilakoni.
Andai berhasil, PSIS Semarang tak perlu mencari sosok mesin gol lokal yang notabene saat ini sudah semakin sulit karena sudah mendekati guliran Liga 1 2022.
Hanya saja, untuk Septian David Maulana mengalami cedera dan dipastikan absen di putaran pertama Liga 1 2022.
Dikutip TribunWow.com dari TribunJateng.com, Septian David Maulana yang masih melakoni recovery, diproyeksikan oleh manajemen PSIS Semarang untuk bisa comeback pada putaran kedua Liga 1 2022.
"Kalau Septian David memang kita proyeksikan untuk kita mainkan di putaran kedua, karena dia operasi besar dan butuh waktu untuk recovery."
"Dia cedera lutut, operasi lutut dan dia baru boleh dimainkan di putaran kedua," pungkas Yoyok Sukawi.
Banyak pemain lokal berkualitas yang tentunya sudah meneken kontrak dengan klub-klub kontestan Liga 1 maupun 2 Indonesia.
Selain itu, jika PSIS Semarang tak belanja pemain lokal berpengalaman di posisi lini depan, maka opsi memberikan menit bermain lebih untuk Jorry Guruh dan Bahril Reza menjadi opsi terbaik.
Hal itu digunakan guna memproyeksikan keduanya menjadi striker jangka panjang PSIS Semarang.
Mengingat keduanya masih terhitung berusia masih sangat muda. (TribunWow.com/Adi Manggala S)