Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Pemimpin Chechnya Siap Bantu Rusia Serang Negara Barat, Ramzan Kadyrov: Tunggu Perintah Putin

Ramzan Kadyrov, pemimpin Chechnya mengatakan bahwa ia sedang menunggu perintah dari presiden Rusia untuk meledakkan negara-negara Barat.

Capture YouTube Kompas TV
Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov saat berpidato di depan pasukannya, diunggah Kamis (3/3/2022). Terbaru, Ramzan Kadyrov mengatakan bahwa ia sedang menunggu perintah dari presiden Rusia untuk meledakkan negara-negara Barat. 

TRIBUNWOW.COM - Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov menyebut pihaknya siap membantu Rusia untuk menyerang negara-negara Barat.

Bahkan, sekutu utama Vladimir Putin itu mengaku sedang menunggu perintah dari presiden Rusia untuk meledakkan negara-negara Barat.

Dilansir Newsweek, Ramzan Kadyrov membuat deklarasi di sebuah pos Telegram yang mengumumkan penyelesaian resimen Chechnya baru yang disebut "Akhmat Utara".

Baca juga: Zelensky Copot 2 Pejabat Tinggi Ukraina di Tengah Invasi Rusia, Sebut Dugaan sebagai Mata-mata

Ini merupakan salah satu dari empat resimen yang dibentuk bulan lalu untuk membantu pasukan Rusia selama perang dengan Ukraina.

Dia menulis bahwa Rusia adalah satu-satunya negara di dunia yang "berbicara menentang kekejian neraka yang menyebar ke Barat".

Dia juga bersyukur bahwa Putin "membuat keputusan yang benar dan memberi kita kesempatan untuk mengambil bagian dalam perjuangan suci melawan satanisme ini."

"Kami siap melangkah lebih jauh atas perintah, untuk dengan mudah merebut Kyiv dan negara-negara NATO," tulisnya.

"Unit kami, mengeras dalam pertempuran nyata, tidak akan mampu dilawan tentara apapun di dunia. Kami memiliki pengalaman, persenjataan, iman, patriotisme, ide dan kebenaran! Barat belum mengerti seberapa kuat kita!"

Kadyrov menambahkan bahwa dengan satu perintah dari Putin, "kami siap menghancurkan kampanye palsu-demokratik, pseudo-liberal dan militer-barbarbar di negara-negara Barat, yang merusak masyarakat dunia dalam upaya untuk menaklukkan seluruh dunia di bawah mereka, hingga hancur."

Baca juga: Topik Pertemuan Putin dengan Presiden Turki dan Iran, Pejabat Rusia Singgung soal Perjanjian

Pejabat Rusia telah berulang kali mengancam negara-negara Barat, terutama yang berada di NATO, terhadap campur tangan langsung dalam perang di Ukraina.

Putin bahkan telah memperingatkan tentang serangan terhadap negara-negara yang "menciptakan ancaman strategis bagi Rusia".

Hal ini menyebabkan kekhawatiran bahwa konflik tersebut dapat menyebar ke luar perbatasan Ukraina.

Para ahli mengatakan kepada Newsweek pada bulan Mei bahwa NATO telah melewati batas, yang Putin katakan akan membenarkan serangan tersebut.

Pemimpin Chechnya secara terbuka menyatakan kesiapan Chechnya untuk mobilisasi militer skala besar melawan Ukraina dan negara-negara Barat lainnya selama berbulan-bulan di tengah perang Rusia-Ukraina yang masih berkecamuk.

Baca juga: Putin Ajak Pimpinan Turki Erdogan Bertemu Presiden Iran, Cari Koalisi setelah Dikucilkan Barat?

Siapa Ramzan Kadyrov?

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyChechnyaRamzan Kadyrov
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved