Cerita Selebriti
Farhat Abbas Beri Ultimatum pada Organisasi yang Terima Razman Nasution sebagai Anggota: Laporkan
Farhat Abbas memberikan peringatan kepada organisasi advokat yang menerima Razman Nasution sebagai anggota. Ia akan melaporkan organisasi tersebut.
Penulis: dian shinta mukti
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Pengacara Razman Nasution telah secara resmi diberhentikan sebagai anggota Kongres Advokat Indonesia (KAI) di bawah pimpinan Mia Lubis pada Jumat (15/7/2022).
Lantas pengacara Farhat Abbas turut buka suara terkait pemberhentian Razman Nasution sebagai anggota KAI.
Seperti yang diberitakan sebelumnya Farhat Abbas sedang berseteru dengan Razman Nasution.
Dilansir TribunWow.com melalui kanal YouTube Intens Investigasi pada Jumat (15/7/2022), Farhat Abbas memberikan peringatan kepada organisasi advokat yang menerima Razman Nasution sebagai anggota.

Farhat Abbas tak segan akan melaporkan ke pihak yang berwajib jika ada organisasi advokat yang menerima Razman.
"Justru saya protes organisasi lain yang berani menerima kita anggap sebagai penadah," ujar Farhat Abbas.
"KAI yang melaporkan ke KAI ibu Mia ini presiden Mia Lubis akan melaporkan pidana juga presiden atau organisasi advokat yang menerima advokat yang bermasalah sedang dalam proses pemecatan ini, akan kita laporkan," lanjutnya.
Baca juga: Razman Nasution Dipecat dari KAI, Hotman Paris Peringatkan ke-7 Istri sang Pengacara: Mungkin Suram
Farhat Abbas menandaskan Razman sudah kehilangan kartunya.
"Sangat tegas sekali walaupun pindah ke organisasi lain tidak menghapus perbuatan itu, dan dia memang kehilangan kartu lagi," kata Farhat Abbas.
"Kartunya dicopot dia harus mulai mendaftar baru kalau disetujui, lulus ujian seperti awal lagi," sambungnya.
Lebih lanjut Farhat Abbas menyinggung perilaku Razman.
Farhat mengatakan menjadi pengacara harus memuliakan kliennya tidak boleh menghina.
Baca juga: Razman Nasution Dipecat dari KAI, Hotman Paris Singgung 2 Pengacara Lainnya: Akan Saya Jerat Hukum
"Jadi pengacara bukan sembarangan harus memuliakan klien bukan menghina-hina, itu menurut saya sangat tidak etis," pungkas Farhat Abbas.
"Bahwa siapa yang melanggar hukum akan berhadapan dengan hukum, siapa yang melanggar kode etik akan berhadapan dengan organisasi," sambungnya.
Di samping itu Farhat mengatakan dirinya sempat membantu Razman.