Konflik Rusia Vs Ukraina
VIDEO - Zelensky Serang Wilayah Selatan yang Dikuasai Rusia dengan HIMARS Kiriman AS
Rencana Zelensky kembali merebut wilayah selatan dengan serangan menggunakan HIMARS kiriman Amerika Serikat.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky benar-benar memberikan perlawanan kepada Rusia.
Zelensky memerintahkan serangan besar ke wilayah selatan Ukraina yang sudah dikuasai Rusia untuk direbut kembali.
Serangan tersebut dilakukan menggunakan senjata HIMARS kiriman Amerika Serikat.
Akibatnya, sejumlah fasilitas rusak hingga timbul korban tewas.
Baca juga: VIDEO - Bersiap Rebut Kembali Daerah yang Dikuasai oleh Rusia, Zelensky Susun Rencana Militer
Wilayah selatan yang pertama digempur Ukraina ialah Novaya Kakhovka, sebuah kota di wilayah Kherson Ukraina.
Sumber-sumber lokal mengklaim, bahwa kerusakan besar telah terjadi pada bangunan sipil.
Diberitakan media lokal Rusia, TASS dan RIA Novosti, bahwa gudang dengan sendawa (sumber nitrogen) diserang.
Kerusakan juga terjadi di pasar, rumah sakit, hingga bangunan tempat tinggal.
Vladimir Leontyev, kepala pemerintahan sipil-militer kota itu, menyalahkan serangan tersebut pada pasukan Ukraina.
Ia menambahkan, bahwa serangan itu dilakukan dengan senjata Amerika yang baru-baru ini dikirim.
"Ini adalah kejahatan terhadap penduduk sipil,” katanya kepada RIA Novosti.
Menurut Leontyev, puluhan orang terluka dan ratusan kehilangan tempat tinggal.
Leontyev menyebut, serangan tersebut mengingatkannya pada insiden bon atom Hiroshima dan Nagasaki yang dilakukan AS.
“Malam ini mengingatkan saya pada analogi mengerikan dari bom atom Hiroshima dan Nagasaki, yang dilakukan Amerika Serikat pada Agustus 1945. Hal yang hampir sama terjadi pada kita hari ini. Sudah ada korban di kalangan penduduk sipil, ada yang terluka, ratusan orang kehilangan tempat tinggal, puluhan rumah hancur. Rumah sakit terus menerima orang. Puluhan orang terluka. Kami terkejut dengan pemboman ini, ”katanya
Wakil kepala administrasi regional, Kirill Stremousov pun turut buka suara.