Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Politisi AS Disindir Ukraina seusai Usul agar Bantuan Senjata dan Militer ke Kiev Dilacak

Anggota kongres Amerika Serikat (AS) kena sindir oleh Menlu Ukraina seusai mengusulkan agar bantuan senjata dan militer untuk Kiev dilacak.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
rt.com
Sebuah investigasi yang dilakukan oleh media asal Rusia RT, beberapa senjata kiriman negara barat untuk Ukraina ditemukan dijual bebas di darknet. Terbaru, seorang politisi AS disindir Kemenlu Ukraina gara-gara usul agar pemerintah AS membuat mekanisme untuk melacak pengiriman bantuan senjata untuk Ukraina. 

TRIBUNWOW.COM - Anggota kongres Amerika Serikat (AS) Victoria Spartz disindir oleh Menteri Luar Negeri Ukraina gara-gara usulnya ke pemerintah AS.

Spartz diketahui mengusulkan agar bantuan senjata dan militer untuk Ukraina dilacak.

Dikutip TribunWow.com dari rt.com, atas usulnya itu, Spartz dinilai sedang cari modal politik dengan memanfaatkan perang dan kesedihan di Ukraina.

Baca juga: Pakai Senjata Berat Kiriman AS, Pasukan Ukraina Bombardir Pemukiman Penduduk Pro Rusia

Sindiran ini disampaikan oleh juru bicara Menlu Ukraina, Oleg Nikolenko.

"Kami menyarankan ibu Spartz untuk berhenti berusaha mendapatkan modal politik tambahan pada spekulasi tak berdasar seputar topik perang di negara kita dan kesedihan rakyat Ukraina," ujar Nikolenko.

Nikolenko juga meminta agar Spartz tidak merusak mekanisme bantuan senjata dari AS ke Ukraina yang telah ada.

Nikolenko menegaskan saat ini bantuan senjata dan militer yang diberikan ke Ukraina sudah cukup transparan.

Ia mengatakan, apabila mekanisme semakin dipersulit maka hal itu hanya akan menguntungkan pihak Rusia.

Total 400 juta USD atau setara Rp 6 triliun digelontorkan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk mengirimkan bantuan senjata terbaru ke Ukraina.

Kementerian Pertahanan AS diketahui saat ini tengah menyusun rencana untuk memenuhi kebutuhan senjata Ukraina dalam jangka pendek dan panjang.

Dikutip TribunWow.com dari rt.com, dalam bantuan terbarunya, AS mengirimkan empat senjata sistem roket artileri mobilitas tinggi alias HIMARS hingga seribu peluru howitzer ukuran 155mm.

Baca juga: Ungkap Usaha Rusia Ciptakan Sistem yang Adil, Putin Sebut AS dkk Provokasi Konflik di Ukraina

Bantuan kali ini adalah bantuan ke-15 yang diberikan AS untuk Ukraina.

Kemenhan AS meyakini bantuan mereka dapat membantu Ukraina melawan pasukan militer Rusia.

Dijelaskan juga dengan bantuan HIMARS, Ukraina berhasil menghancurkan aset militer Rusia yang menyebabkan invasi Rusia terganggu.

Selain itu, Kemenhan AS juga menjamin seluruh senjata yang dikirimkan dilacak dengan hati-hati agar sampai ke pihak yang dituju.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyKievAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved