Persis Solo
Pasoepati Kudu Sabar, Persis Solo Tak Bisa Pakai Stadion Manahan di Awal Liga 1 2022, Pindah Kemana?
Persis Solo dipastikan tak bisa menggunakan Stadion Manahan di Liga 1 2022/2023 untuk sementara waktu.
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Elfan Fajar Nugroho
"Dengar-dengar begitu, tapi berdoa saja," tulis @gozibola.
PSM Makassar bukanlah klub yang asing buat Ferdinand Sinaga.

Baca juga: Yance Sayuri Lakukan Tindakan Kurang Terpuji di Laga Borneo Vs PSM Makassar, Netizen Langsung Serbu
Pria kelahiran Bengkulu tersebut bolak balik membela PSM Makassar, beberapa di antaranya ada pada musim 2016/2017, 2017/2018-2019/2020 dan teranyar di paruh putaran kedua Liga 1 2021/2022.
Ferdinand Sinaga pernah meraih prestasi bersama PSM Makassar, yakni membantu Juku Eja membawa trofi Piala Indonesia pada musim 2018/2019.
Hanya saja, performa Ferdinand Sinaga tak begitu menonjol bersama PSM Makassar pada musim lalu.
Dari 13 laga bersama PSM Makassar di putaran kedua Liga 1 2021/2022, pemain berusia 33 tahun tersebut hanya membukukan satu gol.
Apabila rumor PSM Makassar balik ke PSM Makassar terealisasi, maka Pasoepati tentu tak rela.
Mengingat, Ferdinan Sinaga adalah pemain yang sangat diidolakan Pasoepati dan berkontribusi positif buat Persis Solo.

Pemain yang pernah berkiprah di Liga Malaysia tersebut menjadi pahlawan kemenangan Persis Solo atas Persiba Balikpapan di partai pamungkas penyisihan grup babak play off Liga 2 2021.
Dikutip TribunWow.com dari laman Transfermarkt, Ferdinand Sinaga masih terikat kontrak di Persis Solo hingga 27 Juni 2023.
Itu berarti, Ferdinand Sinaga masih berstatus sebagai pemain Persis Solo sehingga sulit balik ke PSM Makassar.
Hanya saja, Ferdinand Sinaga bisa balik ke PSM Makassar dengan status pinjaman dari Persis Solo.
Menarik masa depan Ferdinand Sinaga di Persis Solo, akankah bertahan atau balik ke PSM Makassar.(TribunWow.com/Krisna)
Sebagian artikel ini telah diolah dari TribunSolo.com dengan judul Perburuan Home Base Sementara Persis Solo, Manajemen Kantongi 2 Kandidat, Magelang atau Madiun?