Konflik Rusia Vs Ukraina
Jadi Bahan Olok-olok Inggris, Putin Disebut Paksa Tentara Rusia Gunakan Traktor sebagai Tank
Kemenhan Inggris menyebut pasukan militer Rusia memodifikasi traktor yang berfungsi untuk menarik kendaraan menjadi tank perang.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi olok-olok Kementerian Pertahanan Inggris terkait konflik yang terjadi di Ukraina.
Menurut Kemenhan Inggris, pasukan militer Rusia menggunakan kendaraan traktor sebagai tank perang melawan Ukraina.
Dikutip TribunWow.com dari Thesun, kendaraan yang dimaksud oleh Kemenhan Inggris adalah kendaraan MT-LB.
Baca juga: VIDEO Serangan Militer Rusia Hancurkan Benteng Pertahanan Ukraina dengan Helikopter KA-52 Alligator
"Kendaraan ini awalnya didesain pada tahun 50an sebagai traktor untuk menarik artileri," ujar Kemenhan Inggris.
Kemenhan Inggris memaparkan, kendaraan traktor tersebut memiliki pertahanan yang sangat minim dan hanya bersenjatakan senapan mesin sebagai perlindungan.
Diketahui, traktor ini memiliki kapabilitas untuk membawa 10 tentara namun sempit dan tidak ada ventilasi udara.
Sebelumnya diberitakan, Putin menyatakan dirinya terbuka akan opsi negosiasi damai dengan Ukraina.
Pernyataan ini disampaikan oleh Putin pada Kamis (7/7/2022).
Dikutip TribunWow.com dari rt.com, namun Putin juga memperingatkan bahwa semakin lama perang berlarut-larut, maka kesepakatan damai akan sulit terwujud.
Baca juga: Sebut Negara Gagal, Eks Penasihat AS Nilai Ukraina akan Hilang dari Peta karena Invasi Rusia
"Kami tidak menolak untuk menegosiasikan perdamaian, tetapi untuk mereka yang menolak harus tahu bahwa semakin lama mereka menolak, semakin sulit untuk bernegosiasi," kata Putin.
"Kami dengar hari ini mereka ingin mengalahkan kami di medan perang. Apa yang dapat saya katakan? Biarkan mereka mencoba. Kita belum benar-benar memulai apapun."
Putin turut menyoroti statement negara-negara barat yang akan memerangi Rusia hingga rakyat terakhir Ukraina.
Menurut Putin, hal tersebut adalah tragedi bagi masyarakat Ukraina.
Negara Ukraina sendiri berpotensi musnah dan dihapus dari peta dunia jika terus bersikeras melawan Rusia.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kolonel Douglas Macgregor selaku penasihat militer zaman Donald Trump menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat (AS).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/tentara-rusia-berjaga-di-pabrik-baja-2ril-2022.jpg)