Konflik Rusia Vs Ukraina
Jumlah Pengungsi Terus Bertambah, Antusiasme Rakyat Ceko Bantu Warga Ukraina Semakin Menurun
Survei menunjukkan bagiamana antusiasme masyarakat Republik Ceko untuk membantu pengungsi Ukraina semakin menurun seiring bertambahnya pengungsi.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Antusiasme masyarakat Republik Ceko untuk membantu pengungsi dari Ukraina semakin menurun seiring bertambahnya jumlah warga yang mengungsi.
Seperti yang diketahui, setelah Rusia datang menyerang, banyak warga Ukraina mengungsi ke negara-negara tetangga, mulai dari Polandia, Ceko hingga Inggris.
Dikutip TribunWow.com dari rt.com, antusiasme masyarakat untuk menolong warga Ukraina turun sebesar 10 persen.
Baca juga: Nasib para Pengungsi Ukraina, Diancam Dibuang ke Afrika hingga Jadi Target Orang Mesum
Pada survei yang dilakukan di awal April, total 70 persen responden mendukung kebijakan pemerintah untuk membantu pengungsi Ukraina.
Kini pada pertengahan Juni, angka tersebut menurun menjadi 58 persen.
Data dari lembaga survei Ceko STEM menunjukkan jumlah pengungsi Ukraina telah bertambah dari 200 ribu menjadi 300 ribu orang.
Pada April lalu, 53 persen responden di Ceko mengaku siap harus mengurangi kebutuhan hidup mereka demi membantu pengungsi Ukraina.
Kini angka tersebut menjadi 40 persen.
Menurut laporan dari STEM, perhatian masyarakat terhadap konflik antara Rusia dan Ukraina semakin menurun.
Kini isu-isu seperti imigran dan isu lain di Ceko semakin menjadi sorotan.
Isu-isu lain tersebut di antaranya adalah kenaikan harga barang hingga ketidakpastian tentang masa depan.
Di sisi lain, dimulai pada Jumat (1/7/2022), pemerintah Polandia kini telah menghentikan pemberian bantuan uang kepada pengungsi asal Ukraina.
Sebelumnya pengungsi asal Ukraina sehari-hari diberikan jatah oleh pemerintah Polandia sebesar $9 atau sekira Rp 135 ribu untuk makan.
Dikutip TribunWow.com dari rt.com, pengumuman dihentikannya bantuan uang ini disampaikan oleh Pawel Szefernaker selaku Wakil Menteri Dalam Negeri dan Komisioner untuk pengungsi.
Baca juga: Kondisi Terkini Bucha, Jurnalis Inggris Terkejut Lihat Warga Ukraina Bersikap Biasa Ada Banyak Mayat

"Kami meyakini banyak orang di Polandia memiliki kapabilitas untuk independen dan beradaptasi," ujar Pawel.