Konflik Rusia Vs Ukraina
VIDEO Komandan Chechnya Beberkan Strategi Pasukannya Berhasil Kuasai Lysychansk
Seorang komandan Chechnya membeberkan strategi pasukannya yang berhasil membuatnya menduduki kota Lysychansk, Provinsi Luhanks, Ukraina.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Seorang komandan Chechnya membeberkan strategi pasukannya yang berhasil membuatnya menduduki kota Lysychansk, Provinsi Luhanks, Ukraina.
Dilansir TribunWow.com, tentara yang mengabdi pada Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov itu juga melukiskan kondisi di lapangan.
Seperti dilaporkan media Rusia RIA Novosti, Minggu (3/6/2022), pasukan tersebut dikatakan berperang dengan mempertimbangkan kondisi warga sipil Ukraina.
Komandan resimen Akhmat, Zamid Chalaev mengungkapkan taktik unit Rusia dan Luhansk, yang memungkinkan untuk dengan cepat merebut Lysychansk.
Baca juga: VIDEO - Joe Biden Bakal Kembali Kirim Rudal Canggih ke Ukraina, Zelensky Puji Kekuatannya
Ia mengaku telah mengirim pasukan ke garis depan sebagai umpan.
Sejumlah pasukan tersebut akan membuat pasukan Ukraina mengejarnya, sebelum kemudian diserang oleh pasukan yang sudah bersiaga di belakang.
Menurut Chalaev, aksi tersbeut berhasil memancing tentara Ukrain agar menjauh dari daerah permukiman.
Baru kemudian mereka dilumpuhkan sedikit demi sedikit sehingga berhasil dikalahkan seluruhnya.
"Kami memperluas bagian depan, kami pergi ke Lysychansk, tetapi kami memiliki bagian depan hingga 50 kilometer untuk 'digunakan'," tutur Chalaev.
Baca juga: VIDEO Warga Sipil Ungkap Pasukan Ukraina Hancurkan Kotanya Sendiri: Mereka Tak Anggap Kami
"Kami tahu bahwa di Lysychansk mereka memiliki banyak kekuatan dan sarana pada waktu itu dan banyak warga sipil."
"Agar warga sipil tidak menderita, kami (menunggu) di ladang, di desa-desa kecil. Mereka (tentara Ukraina) dipaksa untuk datang kepada kami, dan kami secara perlahan, selama satu setengah bulan, menghabisi mereka semua," katanya dalam wawancara dengan koresponden RIA Novosti.
Menurut dia, beberapa posisi sengaja diberikan untuk tambahan memancing Angkatan Bersenjata Ukraina dari daerah padat penduduk.
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada hari Minggu mengumumkan bahwa pihaknya berhasil menguasai seluruh provinsi Luhanks.
Setelah menguasai Severodonetsk, pasukannya membentuk kontrol penuh atas Lysychansk, kota terakhir di republik di mana terdapat pasukan Ukraina.
Akhirnya, Rusia berhasil menguasai kota tersebut dan sejumlah pemukiman terdekat, Belogorovka, Novodruzhesk, Maloryazantsevo dan Belaya Gora.
Adapun total luas wilayah yang dibebaskan selama sehari terakhir berjumlah 182 kilometer persegi.
"Sebagai hasil dari operasi militer yang sukses, angkatan bersenjata Federasi Rusia, bersama dengan unit-unit Milisi Rakyat Republik Rakyat Luhansk, telah membentuk kendali penuh atas kota Lysychansk," kata Shoigu dilansir Al Jazeera, Minggu (3/7/2022).
Kabar didudukinya Lysynchanks sebagai kota terakhir yang dikuasai Ukraina juga dikonfirmasi reporter independen dari Al Jazeera, Alan Fisher.
Melaporkan dari Kyiv, ia mengatakan bahwa dikuasainya kota Lysychansk telah diakui pemerintah Ukraina.
"Tambahkan itu ke keuntungan yang telah dibuat Rusia di Donetsk, itu berarti seluruh wilayah Donbas akan berada di bawah kendali Rusia," kata Alan Fisher.
"(Wilayah) itu penting secara strategis karena di situlah Rusia mengalihkan perhatian militer mereka setelah mereka gagal pindah ke Kyiv pada hari-hari awal perang ketika mereka dipukul mundur dari ibu kota." (*)
Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina
Artikel ini telah tayang di Tribun Video dengan judul Berhasil Kuasai Lysychansk, Komandan Chechnya Beberkan Strategi Pasukannya