Cerita Selebriti
Bukan karena Finansial, Dewi Perssik Akui Punya Masalah Lebih Rumit, Begini Pesannya untuk Suami
Pedangdut Dewi Perssik akhirnya mengakui memiliki masalah rumit yang mengakibatkan keretakan rumah tangganya dengan Angga Wijaya.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pedangdut Dewi Perssik akhirnya mengakui memiliki masalah rumit yang mengakibatkan keretakan rumah tangganya dengan Angga Wijaya.
Dilansir TribunWow.com, Dewi Perssik membantah jika masalah finansial hingga keturunan yang menyebabkan Angga Wijaya melayangkan gugatan cerai.
Sambil menahan tangis, Dewi Perssik mengaku sudah menerima keadaan Angga Wijaya sebagai suami.
Bahkan meski Angga Wijaya tak bekerja, Dewi Perssik tetap berusaha menjadi istri yang baik.
Baca juga: Dewi Perssik Tulus Berharap Angga Wijaya Semakin Sukses setelah Cerai, Singgung soal Tanggung Jawab
Hal itu diungkapkan Dewi Perssik dalam kanal YouTube TRANS TV OFFICIAL, Jumat (1/7/2022).
"Sebenarnya masalah kami bukan masalah finansial, saya menerima keadaan Aa dari awal, saya sudah menerima apa adanya," ungkap Dewi Perssik.
"Bukan masalah itu, jauh sekali."
"Cuma memang ada masalah yang tidak bisa saya sebutkan di sini, yang membuat kami sudah keputusannya (berpisah)," sambungnya.
Sebagai seorang istri, Dewi Perssik hanya bisa pasrah ketika sang suami meminta cerai.
Sambil menahan tangis, Dewi Perssik lantas mengaku selama ini tak pernah melihat Angga Wijaya dari jabatan maupun finansial.

Baca juga: Sudah Digugat Cerai, Dewi Perssik Ngaku Heran Masih Diberi Nafkah Angga Wijaya, Segini Nominalnya
"Aku menyayangi orang tidak pernah melihat dia siapa, tidak pernah melihat dia pejabat atau tidak punya uang," ucap Dewi Perssik.
"Selama dia bisa memberikan kasih sayang sama aku, aku lebih memberikan kasih sayang pada dia."
"Dewi Perssik tidak akan berubah, tidak pernah Dewi Perssik mencintai orang karena duitnya."
Sebagai seorang wanita, Dewi Perssik sangat menghargai orang yang mencintainya apa adanya.
Ia pun menyinggung soal statusnya sebagai tulang punggung keluarga.