Konflik Rusia Vs Ukraina
Diduga Jengkel karena Konflik Ukraina, Putin Reshuffle Komandan Pasukan Militer Rusia
Presiden Rusia Vladimir Putin merombak jajaran komandan pasukan militer Rusia diduga terkait konflik di Ukraina.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Insiden ini menjadi kehilangan besar pertama Rusia setelah melakukan pertempuran di wilayah Donbas di Ukraina timur.
Baca juga: Minta Doa Masyarakat, Jokowi Pamit Kunjungi Rusia dan Ukraina: Ajak 2 Pemimpin untuk Dialog
Dilansir TribunWow.com dari Daily Mail, Senin (6/6/2022), Rusia mengkonfirmasi kematian Mayor Jenderal Roman Kutuzov pada hari Minggu.
Tetapi, pada hari Senin, sebuah laporan mengatakan Letnan Jenderal Roman Berdnikov tewas pada hari yang sama dalam serangan yang dilakukan oleh pasukan Kyiv.
Telah dikemukakan bahwa kecepatan yang tidak biasa atas laporan kematian Kutuzov yang dikonfirmasi oleh Moskow adalah upaya untuk menutupi hilangnya Berdnikov (47).
Baca juga: Bahas Rusia hingga Bebas Visa, Zelensky Ungkap Isi Diskusi dengan Jokowi di Ukraina
Sebagai informasi, kurang dari sebulan yang lalu, Berdnikov adalah komandan satuan tugas angkatan bersenjata Rusia di Suriah, dan dia dipindahkan untuk memimpin pasukan Putin dan Republik Rakyat Donetsk (DPR) di Donbas.
Jika kematiannya dikonfirmasi secara resmi, dia akan menjadi jenderal ke-12 yang terbunuh dalam perang.
Itu berarti dua komandan Rusia paling senior di Donetsk dihancurkan dalam satu serangan yang akan menjadi kemunduran bagi tentara Putin.
Klaim bahwa Berdnikov dan Kutuzov tewas berasal dari saluran Telegram Volya yang memiliki jurnalis perang independen yang bekerja di kedua sisi konflik.
"Pada pagi hari tanggal 5 Juni, Letnan Jenderal Roman Berdnikov, yang memimpin pasukan Rusia dan unit DPR dari Donetsk, pergi dengan markas dalam perjalanan kerja," kata media tersebut.
"Dalam perjalanan, mungkin di sebuah jembatan, kendaraan markas besar diserang oleh kelompok sabotase dan pengintaian Ukraina."
"Bagian dari konvoi itu hancur atau tidak dapat bergerak tetapi beberapa kendaraan, setelah menerima kerusakan serius dan menembak balik, dapat melarikan diri dari penyergapan dan pergi."
Dalam serangan itu, Jenderal Berdnikov dilaporkan termasuk dalam sejumlah korban tewas.
"Setelah itu, sumber kami melaporkan bahwa Roman Berdnikov tewas dalam pertempuran ini," lanjut laporan itu.
"Beberapa saat kemudian, dua sumber lagi mengkonfirmasi hal ini, menyebutkan bahwa perwira senior lainnya kemungkinan ikut tewas selama pertempuran."
Kemudian muncul laporan bahwa komandan kedua selain Berdnikov, Kutuzov, juga telah meninggal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/p2i-moskow-rusia-pada-tahun-2020.jpg)