Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Mengandaikan Putin seorang Wanita, PM Inggris Yakin Konflik Rusia-Ukraina Tidak akan Terjadi

PM Inggris meyakini konflik antara Rusia dan Ukraina tidak akan terjadi apabila Presiden Rusia Vladimir Putin adalah seorang wanita.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Kolase Capture Telegram TASS dan AFP Photo/ Sputnik/Alexey Nikolsky
PM Inggris Boris Johnson meyakini konflik Rusia-Ukraina tidak akan terjadi apabila Presiden Rusia Vladimir Putin adalah seorang wanita. 

"Saya ingin membuat anda kesal, saya baru-baru ini berbicara dengan Presiden, dia memiliki suara yang sangat ceria, suara yang berwibawa, dan dia siap untuk (melanjutkan) operasi militer khusus tanpa merugikan rakyat Ukraina dan wilayah lain sebanyak mungkin."

Merujuk para negara Barat yang ramai menyiarkan berita tersebut, Kadyrov meminta agar kabar tak berdasar itu dihentikan.

"Dan saya menyarankan negara-negara itu atas nama saya sendiri, lebih baik tutup mulut," imbau Kadyrov.

"Semoga Allah memberikan umur panjang kepada presiden kita,” tambah kepala Chechnya tersebut.

Baca juga: Hampir 1 Bulan Tak Serang Kiev, Rusia Luncurkan 4 Misil ke Ibu Kota Ukraina, Ada TK Kena Serangan

Kesehatan Putin Dikabarkan Memburuk

Sebelumnya, Putin dikabarkan telah menjalani operasi untuk mengeluarkan cairan dari perutnya

Sebuah saluran Telegram anti-Rusia mengklaim kesehatan Presiden 69 tahun itu makin memburuk dari hari ke hari.

Meski operasinya berjalan lancar, masih banyak kekhawatiran menggantung mengenai kondisi kesehatannya dan nasib Rusia.

Dilansir TribunWow.com dari Metro, Rabu (18/5/2022) spekulasi tentang kesehatan buruk presiden Rusia telah meningkat sejak dia menginvasi Ukraina.

Bahkan, sebuah laporan menyatakan dia akan menjalani operasi kanker dalam waktu dekat.

Menurut sebuah posting yang dibagikan di Generall SVR, Putin dikatakan menggunakan teknologi palsu dan grafik komputer untuk menciptakan ilusi kehadirannya selama pertemuan online dengan dewan keamanannya pekan lalu.

Unggahan itu lebih lanjut menuduh beberapa pejabat tahu apa yang terjadi, sementara yang lain sangat takut pada Putin sehingga mereka tidak bisa membiarkan 'pemikiran penggantian'.

"Putin tidak mengadakan pertemuan ini secara real time," bunyi pernyataan itu, mengklaim pidato pembukaan Putin telah direkam sebelumnya.

"Pada malam Kamis, 12 Mei hingga Jumat, 13 Mei, Putin menjalani prosedur operasi untuk mengeluarkan cairan dari perutnya. Prosedurnya berjalan normal tanpa komplikasi."

Klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen, tetapi sangat sedikit informasi tentang kesehatan Putin yang keluar dari Kremlin.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Vladimir PutinInggrisRusiaUkrainaBoris Johnson
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved