Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

VIDEO - AS Kembali Perang Dingin dengan Rusia dan China, Diprediksi Kalah hingga Butuh Sekutu

Amerika Serikat kini dikabarkan telah memasuki perang dingin baru dengan Rusia dan China, namun AS diprediksi kalah jika tak punya sekutu.

Editor: Lailatun Niqmah

TRIBUNWOW.COM - Amerika Serikat kini dikabarkan telah memasuki perang dingin baru dengan Rusia dan China.

Bahkan, negara adidaya tersebut dipastikan akan kalah.

Pasalnya, Amerika Serikat memiliki beberapa catatan buruk terkait pengelolaan negara.

Hal itu diungkapkan oleh pemenang Hadiah Nobel di bidang ekonomi, Joseph Stiglitz.

Baca juga: VIDEO - Militer Rusia Menghancurkan 50 Sistem Roket Ganda Buatan AS di Hanggar Kendaraan Tempur

Ia mengatakan, bahwa Amerika memasuki perang dingin dengan dua negara adidaya dunia lainnya.

Apalagi, mengingat keterlibatan aktif Amerika dalam konflik antara Rusia dan Ukraina.

“Amerika Serikat tampaknya memasuki perang dingin baru dengan China dan Rusia," kata Stiglitz.

Menurutnya, para pemimpin AS menggambarkan konfrontasi ini sebagai konfrontasi antara demokrasi dan otoritarianisme yang tidak lulus ujian.

Dikatakan, bahwa Barat mempertaruhkan hegemoni global, bukannya perlindungan nilai.

Baca juga: VIDEO - Pertarungan Mengerikan Rusia Vs Ukraina di Luhansk, Pasukan Zelensky Terkepung

Menurut sang ekonom, selama dua dekade setelah jatuhnya Uni Soviet, AS menjadi nomor satu di dunia.

Akan tetapi, kepemimpinan Washington dipertanyakan.

Hal itu setelah terjadinya perang di Timur Tengah, kehancuran keuangan tahun 2008, dan meningkatnya ketidaksetaraan di negara tersebut.

Stiglitz memastikan, bahwa China akan menyusul AS secara ekonomi.

Sehingga, AS membutuhkan sekuti untuk dapat memenangkan persaingan baru.

"Amerika Serikat tidak dapat memenangkan persaingan baru kekuatan-kekuatan besar sendirian, mereka membutuhkan sekutu," ujar Stiglitz.

Halaman
12
Sumber: Tribun Video
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaChinaRusiaAmerika SerikatUkraina
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved