Konflik Rusia Vs Ukraina
VIDEO - Ukraina Dapat Dukungan NATO, Pasukan Inggris Diminta Siap untuk Perang di Eropa
Pasukan Inggris mendapat peringatan dari Kepala Angkatan Darat Inggris yang baru, Jenderal Sir Patrick Sanders.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Pasukan Inggris mendapat peringatan dari Kepala Angkatan Darat Inggris yang baru, Jenderal Sir Patrick Sanders.
Mereka diminta bersiap untuk melawan tentara Rusia dalam potensi Perang Dunia ketiga.
Hal itu karena invasi Rusia ke Ukraina telah menyebabkan era baru ketidakamanan.
Dikutip dari Sky News, Jendral Sir Patrick Sanders memperingatkan pasukan Inggris untuk berperang sekali lagi di Eropa saat invasi di Ukraina berlanjut.
Baca juga: VIDEO Sekjen NATO Prediksi Perang Rusia Ukraina Bertahun-tahun: Kita Harus Siap
Jenderal Sir Patrick Sanders baru mengambil alih kursi kepemimpinan Angkatan Darat Inggris dari Jenderal Sir Mark Carleton Smith pada Senin (13/6/2022).
"Invasi Rusia ke Ukraina menggarisbawahi tujuan inti kami untuk melindungi Inggris dengan siap berperang dan memenangkan perang di darat," kata dia.
“Sekarang ada keharusan yang membara untuk membentuk Angkatan Darat yang mampu bertempur bersama sekutu kami dan mengalahkan Rusia dalam pertempuran,” seru dia.
Ia juga menyatakan, bahwa pasukannya adalah generasi yang harus siap dengan perang.
Dia menambahkan bahwa dirinya adalah Kepala Staf Umum pertama sejak tahun 1941.
Kemudian, mengambil alih komando Angkatan Darat dalam bayang-bayang perang darat di Eropa yang melibatkan kekuatan kontinental.
Baca juga: VIDEO - Kapal Perang Rusia dan China Melintas di Perairan Dekat Hokkaido, Jepang Siaga Tinggi
Baik Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson maupun Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, telah memperingatkan untuk bersiap menawarkan dukungan jangka panjang kepada Ukraina.
Komentarnya mengikuti perjalanan Boris Johnson baru-baru ini ke Kyiv untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, setelah Perdana Menteri mengatakan invasi Presiden Rusia Vladimir Putin telah "memasuki fase baru".
Johson mengatakan, Inggris perlu menguatkan diri sendiri untuk perang panjang, karena Putin menggunakan kampanye gesekan.
Selain itu Putin coba menggiling Ukraina dengan kebrutalan belaka dan semua ini tergantung pada Ukraina.
"Semuanya akan tergantung pada apakah Ukraina dapat memperkuat kemampuannya untuk mempertahankan tanahnya lebih cepat daripada Rusia dapat memperbarui kapasitasnya untuk menyerang," tambahnya.