Konflik Rusia Vs Ukraina
VIDEO Batalyon Berisi Warga Sipil Amatir Lebih Jago Lawan Rusia daripada Tentara Ukraina
Pasukan militer Ukraina kerap kali kalah dalam serangan selama invasi Rusia.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM- Pasukan militer Ukraina kerap kali kalah dalam serangan selama invasi Rusia.
Dalam perang tersebut, rupanya terdapat kelompok sukarelawan yang turut membantu perang sejak Februari lalu.
Kelompok amatiran ini bahkan dilaporkan lebih canggih dari pasukan militer Ukraina.
Baca juga: VIDEO - Trump Salahkan Biden Beri Bantuan ke Ukraina: Jika Saya Masih Presiden Itu Tak akan Terjadi
Dikutip dari Insidernews, diketahui bahwa sukarelawan tersebut tergabung dalam batalyon berjuluk Carpathian Sich.
Mereka tercatat sudah berperang di Ukraina sejak akhir Februari.
Sekitar separoh anggotanya berasal dari negara lain.
Dan ada pula sekitar 700 relawan amatir yang tersebar di seluruh negeri.
Batalyon ini bukan merupakan bagian dari militer Ukraina.
Hanya saja, sebagian besar sukarelawan ini sudah memiliki setidaknya beberapa pengalaman militer.
Baca juga: VIDEO - 2 Kali Berkunjung, PM Inggris Boris Johnson Tawarkan Progam Pelatihan Militer ke Ukraina
Baca juga: Ajudan Zelensky Sebut Negara-negara Barat Tidak Ingin Rusia Kalah Total Melawan Ukraina
Dalam sebuah rekaman eksklusif menuturkan, bahwa pasukan ini bergerak untuk membantu menyelamatkan warga sipil yang tersisa dalam perang.
Banyak warga sipil amatir yang ingin bergabung dengan kelompok ini.
Namun mereka juga mempunyai tantangan khusus untuk mendapatkan personel yang mengetahui bagaimana cara menggunakan senjata.
Ada beberapa warga negara Ceko yang tergabung dalam kelompok ini.
Ada bahkan anggota yang baru berusia 18 tahun dan ikut dalam perang.
Mereka mengaku didanai oleh sumbangan-sumbangan yang masuk.
Mereka bahkan memiliki beberapa senjata dari tentara asing.
Termasuk senjata yang diberikan Inggris, untuk Ukraina. (*)
Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina
Artikel ini telah tayang di Tribun Video dengan judul Bukan Tentara Kyiv, Batalyon di Ukraina Ini Berisi Warga Sipil Amatir yang Lebih Piawai Lawan Rusia