Piala Dunia 2022
FIFA Tolak Mentah-mentah Tuduhan Chile, Timnas Ekuador Akhirnya Tetap Bisa Ikut Piala Dunia 2022
Timnas Ekuador tergabung dalam Group A Piala Dunia 2022 bersama Belanda, Senegal, dan Qatar.
Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Timnas Ekuador tergabung dalam Group A Piala Dunia 2022 bersama Belanda, Senegal, dan Qatar.
Kendati demikian, Timnas Ekuador terancam dicoret dari Piala Dunia 2022 Qatar.
Pasalnya, Timnas Ekuador dituding melakukan pemalsuan data pemainnya bernama Byron Castillo.

Baca juga: Tergabung dalam Grup Neraka, Lihat Peluang Jerman Jadi Juara Piala Dunia 2022 di Qatar
Mulai dari tanggal lahir hingga kebangsaan Byron Castillo disebut-sebut telah dipalsukan Timnas Ekuador.
Karena hal tersebut, Chile mengadukan perbuatan Timnas Ekuador ke FIFA.
Chile ternyata berpeluang besar menggantikan Ekuador jika dicoret dari Piala Dunia 2022.
Dilansir TribunWow.com dari marca.com pada Minggu (19/6/2022), FIFA secara resmi memberikan tanggapan terkait keluhan Chile tersebut.
FIFA dengan tegas menolak tudingan Chile terhadap pemain naturalisasi Timnas Ekuador yaitu Byron Castilo.
"Komite Disiplin FIFA menolak semua tuduhan terhadap Federasi Sepak Bola Ekuador. Proses disipliner yang dilakukan terhadap Federasi Sepak Bola Ekuador dengan ini dinyatakan ditutup," tulis FIFA.
Dengan adanya pengumuman tersebut, Timnas Ekuador berhak mengikuti Piala Dunia 2022 Qatar.
Baca juga: Luar Biasa! Bola Piala Dunia 2022 Qatar Al Rihla Ternyata dari Madiun, Miliki 2 Teknologi Canggih
Tudingan untuk Timnas Ekuador
Kabar kurang mengenakkan datang dari negara Amerika Selatan, Ekuador jelang perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar.
Dilansir oleh TribunWow.com, Ekuador terancam dicoret dari turnamen Piala Dunia 2022 akibat kepergok memalsukan dokumen pemain.
Dikutip TribunWow.com dari media asing asal Italia, football-italia.net, Kamis (9/6/2022), Ekuador diduga memalsukan dokumen pemainnya yang bernama Byron Castillo.
Byron Castillo diketahui lahir di Kolombia dan tak memiliki hak untuk menjadi warga negara Ekuador.