Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Kerap Telepon Putin, Presiden Prancis Macron Klaim Diminta Zelensky Menjadi Pembawa Pesan

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengaku alasannya kerap menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin adalah demi Ukraina.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AFP
Momen canggung antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat ditemui Presiden Prancis Emmanuel Macron di Kyiv, Kamis (16/6/2022). Terabaru, Macron memeluk Zelensky saat bertemu. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengaku alasannya kerap menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin adalah demi Ukraina.

Pasalnya, ia mengklaim membawa pesan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terkait upaya perundingan damai.

Berkunjung ke Ukraina, Macron mengaku mengalami perasaan yang lebih parah dari kecewa atas perbuatan Putin.

Presiden Prancis Emmanuel Macron saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Versailles, Paris, Prancis, 29 Mei 2017.
Presiden Prancis Emmanuel Macron saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Versailles, Paris, Prancis, 29 Mei 2017. (AFP PHOTO / POOL / Francois Mori)

Baca juga: Merengut Pandangi Lantai, Presiden Ukraina Zelensky Perlihatkan Gestur Tak Ikhlas saat Temui Macron

Baca juga: Presiden Prancis, Jerman dan PM Italia Tiba di Ukraina, akan Bertemu Zelensky Bahas Hal Ini

Dilansir TribunWow.com dari Ukrinform, Jumat (17/6/2022), hal ini diungkapkan Macron dalam jumpa pers setibanya di Kyiv.

Berdiri di samping Zelensky, Macron mengungkapkan alasannya kerap berkomunikasi dengan Putin.

Ia mengakui bahwa pembicaraannya dengan Putin belum membuahkan hasil yang diinginkan tetapi menganggap perlu untuk melanjutkan pembicaraan ini.

Macron yang telah mengunjungi Bucha, kota tempat terjadinya kejahatan perang, mengungkapkan hal yang dirasakannya.

"Mengingat jumlah jam yang saya habiskan untuk berbicara dengannya (Putin) dan wawasan saya saat ini, terutama setelah mengunjungi Irpin dan Bucha, jika kita berbicara tentang hasilnya, saya tidak hanya kecewa, itu kata yang tidak cukup kuat ketika anda melihat barbarisme ini dan apa yang menyebabkan semua ini," kata Macron kepada wartawan Ukraina pada hari Kamis (16/6/2022).

Dia mencatat bahwa dia telah berbicara dengan Putin atas inisiatifnya sendiri dan atas nama Prancis, tetapi telah memberi tahu rekan-rekan Uni Eropa tentang komunikasi tersebut setiap saat.

Macron juga mengklaim komunikasinya dengan Putin dijalin atas permintaan Zelensky yang menitipkan pesan tertentu.

"Terkadang saya melakukan itu atas permintaan Presiden Zelensky ketika dia ingin menyampaikan pesan atau proposal tertentu kepada Putin," terang Macron.

Menurut sang Presiden Prancis, dia tidak memiliki ilusi tentang niat pemimpin Rusia itu.

Ia pun membeberkan kunjungannya ke Rusia pada musim dingin silam untuk menemui Putin.

"Itulah mengapa saya bekerja sangat keras untuk mencegah perang ini meletus. Itu sebabnya saya pergi ke Moskow di musim dingin dan menghabiskan begitu banyak waktu dengan orang ini. Karena saya mengerti bahwa setiap tahap baru yang dia jalani, setiap langkah baru akan menciptakan sesuatu yang tidak dapat diubah untuk Ukraina dan Rusia," katanya.

Pada saat yang sama, Macron mencatat masih ada kesempatan meskipun pembicaraan dengan Putin saat ini tidak membuahkan hasil.

Halaman 1/3
Tags:
Vladimir PutinPrancisEmmanuel MacronUkrainaRusiaVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved