Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ukraina Tangkap Agen Propaganda Rusia di Kiev, Terungkap Cara Intelijen Putin Sebarkan Hoaks

Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menahan agen propaganda Rusia di Kyiv yang diklaim telah menyebarkan berita palsu.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Pers rilis Dinas Intelijen Ukraina, SBU
Dinas intelijen Ukraina (SBU) menangkap agen Rusia yang bertugas menyebar propaganda, Sabtu (11/6/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menahan agen propaganda Kremlin di Kyiv.

Agen tersebut ditugaskan untuk menyebarkan informasi palsu mengenai invasi Rusia di Ukraina.

Ia membuat beberapa media online di Ukraina dan menggunakannya untuk mendoktrin masyarakat.

Ilustrasi hacker
Ilustrasi hacker (Surya/pixabay)

Baca juga: Bukti Tentara Ukraina Kekurangan Senjata, Berikut Situasi di Garis Depan Melawan Rusia

Baca juga: Hacker Rusia Bongkar Perseteruan Zelensky dengan Militer Ukraina, Sebut Adanya Pertentangan Sikap

Informasi ini dibagikan oleh press center SBU pekan ini seperti dikutip TribunWow.com dari Kyiv Post, Sabtu (11/6/2022).

Menurut laporan tersebut, tersangka yang ditangkap itu merupakan penduduk kota Kyiv.

Tindakannya diawasi oleh dinas khusus negara Rusia untuk menyebarkan gagasan tentang operasi militernya di Ukraina sejauh dan seluas mungkin.

Melalui unggahan tersebut, sang agen diminta untuk meyakinkan masyarakat bahwa Rusia membawa tujuan damai.

Untuk melakukan ini, warga Kyiv itu ditugaskan membuat lebih dari 20 media online yang berisi pembenaran agresi bersenjata Federasi Rusia.

Selain itu, cuplikan-cuplikan palsu tentang Angkatan Bersenjata Ukraina dipublikasikan dalam upaya untuk mengacaukan situasi negara.

Adapun total audiens sumber daya ini berjumlah lebih dari 2,2 juta pengguna per bulan.

Sebagai hasil dari penggerebekan resmi, SBU menemukan dan menyita peralatan komputer, flash drive, perangkat seluler, dan dokumen yang mengkonfirmasi aktivitas ilegal itu.

Penyelidik SBU dikabarkan telah menahan agen tersebut berdasarkan Bagian 3 Pasal 436-2 KUHP Ukraina terkait dengan propaganda perang.

Pasal ini memberikan hukuman penjara hingga lima tahun dengan kemungkinan penyitaan properti.

Sebelumnya, konflik siber yang terjadi akibat perang antara Ukraina dan Rusia disebut-sebut masih berpotensi semakin meningkat.

Peringatan ini disampaikan oleh Rob Joyce selaku Direktur Keamanan Siber di Agensi Keamanan Nasional alias National Security Agency (NSA) Amerika Serikat (AS).

Halaman 1/4
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved