Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Abaikan Peringatan Putin, Inggris Kirim Peluncur Rudal Jarak Jauh Pertama untuk Ukraina

Meskipun ada ancaman jelas dari Rusia ke pihak Barat, Inggris nekat mengirimkan rudal jarak jauh pertamanya ke Ukraina.

Tayang:
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
US Army
Sistem roket HIMARS. Terbaru, Inggris kirim sistem peluncur rudal pertama untuk bantu Ukraina, Senin (6/6/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Meskipun ada ancaman jelas dari Rusia ke pihak Barat, Inggris nekat mengirimkan rudal jarak jauh pertamanya ke Ukraina.

Menteri pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan sistem roket multi-peluncuran M270 itu akan membantu Ukraina mempertahankan diri melawan Rusia.

Namun, pemerintah Inggris belum mengkonfirmasi berapa banyak senjata yang akan dikirim, meski sempat disebutkan akan adanya tiga buah peluncur yang disediakan.

Pasukan Rusia Rebut Setengah dari Severodonetsk
Pasukan Rusia Rebut Setengah dari Severodonetsk (Tribun Video)

Baca juga: Pengakuan Tentara Rusia yang Menolak ke Medan Perang di Ukraina: Tak Ingin Membunuh dan Dibunuh

Baca juga: Jika AS Pasok Rudal Jarak Jauh ke Ukraina, Presiden Rusia Putin Ancam akan Serang Target Baru

Dilansir TribunWow.com dari BBC, Senin (6/6/2022), keputusan itu dikoordinasikan dengan AS, yang mengumumkan pekan lalu bahwa pihaknya juga memasok sistem roket.

Langkah ini telah membuat marah Moskow hingga pada hari Minggu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam akan memperluas daftar target yang akan diserang Rusia di Ukraina jika negara-negara Barat mengirim senjata jarak jauh ke Kyiv.

Namun, Wallace justru mengatakan Inggris akan mengambil peran utama dalam memasok pasukan Ukraina dengan senjata vital yang mereka butuhkan untuk mempertahankan negara mereka dari invasi tanpa alasan Rusia.

"Ketika taktik Rusia berubah, demikian juga dukungan kami ke Ukraina," kata Wallace.

"Sistem roket multi-peluncuran yang sangat canggih ini akan memungkinkan teman-teman Ukraina kita untuk melindungi diri mereka dengan lebih baik dari penggunaan artileri jarak jauh yang brutal, yang telah digunakan pasukan Putin tanpa pandang bulu untuk meratakan kota-kota."

Pemerintah Inggris mengatakan militer Ukraina akan dilatih tentang cara menggunakan peluncur di Inggris dalam beberapa minggu mendatang.

Sebagai informasi, Inggris dan Amerika telah memimpin dalam memasok senjata ke Ukraina, tetapi memberikannya roket jarak jauh yang canggih menandai perubahan yang signifikan.

Hal ini juga merupakan pengakuan bahwa Ukraina sedang berjuang untuk bersaing dengan persenjataan artileri Rusia yang luas.

Sistem roket peluncuran ganda Inggris ini dikabarkan dapat menembakkan 12 rudal dalam satu menit dan dapat menyerang target dalam jarak 50 mil (80km) dengan akurasi tepat.

Persenjataan ini mirip dengan sistem peluncur yang dikirim AS, yakni sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi M142 (HIMARS).

Pekan lalu Washington mengatakan akan memasok empat peluncur roket ganda HIMARS ke Ukraina, setelah menerima jaminan bahwa mereka akan digunakan untuk tujuan pertahanan saja dan tidak untuk menyerang sasaran di dalam wilayah Rusia.

Baca juga: Jaga Pos Pemeriksaan Pakai Senjata Mainan, Bocah di Ukraina Ngaku Pernah Tangkap Orang Rusia

Baca juga: 5 Skenario Akhir Konflik Rusia dan Ukraina, Putin Umumkan Gencatan Senjata hingga Menang Sepihak

Rusia Peringatkan Barat soal Pengiriman Senjata ke Ukraina

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Tags:
Vladimir PutinRusiaUkrainaInggrisRudal
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved