Anak Ridwan Kamil Hilang
Ridwan Kamil dan Istri Jelajahi Bantaran Sungai di Swiss saat Cari Eril, Kemlu: Memeriksa Langsung
Kementerian Luar Negeri RI menjelaskan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Swiss hinga Ridwan Kamil dalam pencarian Eril.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
"Saran saya selalu cari warga lokal," kata Syarif, dikutip dari YouTube Kompastv, Sabtu (28/5/2022).
"Karena di (Sungai) Aare enggak semua tempat boleh berenang."
"Ada titik-titik tertentu," ungkapnya.
Syarif mengatakan, saat berenang di Sungai Aare, harus paham kapan bisa terjun ke air dan harus tahu juga di mana tempat untuk keluar seusai berenang.
Menurut Syarif, informasi seperti ini hanya bisa didapat dari penduduk lokal.
Ia juga menyarankan agar turis tidak langsung berenang tanpa pengetahuan yang memadai.
Bahkan pemerintah Swiss juga telah memperingatkan bahaya berenang di Sungai Aare.
Syarif bercerita, warga lokal Swiss sepanjang tahun biasa berenang di Sungai Aare.
Namun mayoritas warga dan wisatawan memilih untuk berenang di Sungai Aare pada Juli atau Agustus.
"Tapi kalau untuk wisatawan dan kebanyakan orang biasanya mereka nunggu sampai musim panas," kata Syarif.
Syarif bercerita, suhu udara sebelum musim panas masih dingin, dan suhu air di Sungai Aare jauh lebih dingin dibandingkan suhu udara.
Ia mengatakan, pemerintah Swiss tidak memiliki cara khusus untuk menanggulangi potensi bencana di Sungai Aare khususnya terkait aktivitas berenang.
"Pemerintah Swiss itu sebenarnya (mencegah) membagikan flyer (pamflet)," kata Syarif.
Syarif memaparkan, pamflet yang disebar oleh pemerintah Swiss itu berisi tentang beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum berenang di Sungai Aare.
"Seperti informasi saja bahwa berenang di Sungai Aare itu ada risikonya," ujar Syarif.