Konflik Rusia Vs Ukraina
VIDEO - Ucapan Duka Zelensky untuk AS, Sebut Penembakan di Texas Sama dengan Ukraina
Ucapan duka dan belasungkawa mengalir dari para pemimpin dunia untuk para korban dan keluarga korban penembakan massal di Sekolah Dasar
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Ucapan duka dan belasungkawa mengalir dari para pemimpin dunia untuk para korban dan keluarga korban penembakan massal di Sekolah Dasar Robb di Texas, Amerika Serikat.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut kondisi yang dialami AS adalah hal serupa yang terjadi di Ukraina setiap harinya.
Hal itu disampaikannya di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos pada Rabu (25/5/2022).
"Saya ingin menyampaikan belasungkawa saya kepada semua kerabat dan anggota keluarga dari anak-anak yang tewas dalam penembakan mengerikan di Texas di sebuah sekolah," kata Zelensky.
Dikutip dari Daily Mail, Jerman, Spanyol, Prancis, Meksiko dan Inggris juga mengirimkan ucapan belasungkawa atas pembantaian yang dilakukan remaja berusia 18 tahun itu.
Diketahui, pelaku bernama Salvador Ramos mengamuk dan membunuh 19 anak kecil dan dua guru di sebuah sekolah dasar di Texas pada hari Selasa (24/5/2022).
Insiden penembakan sekolah ini disebut paling mematikan dalam beberapa tahun di AS.
Zelensky mengaitkan insiden ini dengan hal serupa yang terjadi di Ukraina.
Baca juga: VIDEO Pesawat Tempur Rusia dan China Sengaja Diterbangkan saat Joe Biden ke Asia, Apa Tujuannya?
"Saya merasa itu adalah tragedi pribadi saya ketika anak-anak terbunuh di Texas, dan sekarang di negara saya militer Rusia membunuh anak-anak kami," ujar Zelensky.
Pejabat Ukraina lainnya menambahkan suara mereka ke Zelensky untuk menunjukkan dukungan bagi AS.
"Sebagai negara yang mengalami rasa sakit karena kehilangan nyawa anak muda yang tidak bersalah, Ukraina berbagi rasa sakit dengan teman-teman AS kami," kata Dmytro Kuleba, menteri luar negeri Ukraina.
Diberitakan sebelumnya, terjadi penembakan sadis di sekolah dasar di Texas.
Aksi penembakan membuat 21 orang tewas.
Pelaku bernama Salvador Ramos (18).
Baca juga: VIDEO Zelensky Pilih Tolak Saran untuk Serahkan Ukraina ke Rusia sebagai Imbalan Berakhirnya Perang
Ramos sendiri diketahui tinggal tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).