Konflik Rusia Vs Ukraina
Rusia Diduga Gunakan Gim Sejenis Pokemon GO untuk Tipu Anak-anak Ukraina agar Ungkap Lokasi Militer
Agen layanan khusus Rusia dituding telah menipu anak-anak Ukraina dengan semacam aplikasi permainan.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Agen layanan khusus Rusia dituding telah menipu anak-anak Ukraina dengan semacam aplikasi permainan.
Gim ponsel tersebut digunakan untuk mengungkapkan target militer di Ukraina dengan mengunggah foto-foto di aplikasi tersebut.
Aplikasi tersebut mengadopsi permainan Pokemon GO di mana para pemain akan diinstruksikan untuk berjalan ke lokasi yang diminta.

Baca juga: Daftar Tentara Rusia Tersangka Kejahatan Perang di Ukraina, Termasuk 2 Anggota Grup Rahasia Wagner
Baca juga: VIDEO Zelensky Pilih Tolak Saran untuk Serahkan Ukraina ke Rusia sebagai Imbalan Berakhirnya Perang
Dilansir TribunWow.com dari The Sun, Rabu (25/5/2022), layanan keamanan Ukraina membeberkan trik yang dikhawatirkan telah memberikan informasi penting kepada Rusia.
Trik ini melibatkan permainan augmented reality dengan instruksi untuk mengunggah foto dan data tertentu.
Seperti halnya PokemonGo, permainan tersebut mengharuskan anak-anak mencari 'kotak' dengan hadiah virtual termasuk uang tunai.
Sepanjang rute mereka diminta mengambil foto sekitarnya, termasuk lokasi militer dan infrastruktur penting di berbagai pemukiman yang diincar Rusia.
Sebuah perusahaan IT yang dikendalikan oleh layanan khusus Rusia diketahui memiliki akses ke administrasi aplikasi tersebut.
Mereka telah menggunakan anak-anak untuk mengumpulkan informasi tentang lokasi sasaran strategis utama.
Dinas Keamanan Ukraina mengumumkan dugaan itu kemarin dan mempublikasikan rinciannya.
Dua remaja ditahan di wilayah Kirovohrad karena mengambil foto pos pemeriksaan, lift, dan rute transportasi melalui permainan itu.
"Sambil berjalan di rute, anak-anak mengambil foto dari medan, fasilitas militer dan infrastruktur penting di pemukiman yang berbeda," ungkap Dinas Keamanan Ukraina melalui sebuah pernyataan.
"Jadi, musuh menggunakan anak-anak Ukraina untuk mengumpulkan informasi tentang lokasi fasilitas penting yang strategis 'dalam kegelapan'."
Baca juga: VIDEO Rusia Rekrut Anak di Bawah Umur dan Pensiunan untuk Perangi Ukraina
AS Peringatkan Bahayanya Hacker Rusia
Konflik siber yang terjadi akibat perang antara Ukraina dan Rusia disebut-sebut masih berpotensi semakin meningkat.