Konflik Rusia Vs Ukraina
Biden Sebut Putin Ingin Memusnahkan Peradaban di Ukraina, Ini Alasannya
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut Putin ingin memusnahkan peradaban di Ukraina.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut aksi Rusia melakukan invasi telah memicu terjadinya bencana kemanusiaan.
Biden tegas menyatakan Rusia secara brutal telah memerangi Ukraina tanpa adanya provokasi dari pihak lawan.
Biden bahkan menyebut Putin seolah-olah ingin memusnahkan peradaban manusia di Ukraina.
Baca juga: Dinilai Aneh, Gestur Tubuh Putin saat Temui Lukashenko Disorot Media Inggris: Tidak Nyaman
Baca juga: Zelensky Setujui Aturan Baru, Harta Warga Ukraina yang Dicurigai Dukung Rusia Bisa Disita
Dikutip TribunWow.com dari Sky News, pernyataan ini disampaikan oleh Biden dalam pertemuan puncak antara pimpinan negara AS dengan Jepang, Australia, dan India.
"Tampak bagi saya bahwa Putin sedang mencoba untuk memadamkan sebuah peradaban manusia," ujar Biden.
Berdasarkan penjelasan dari Biden, Putin tidak lagi mengincar target militer di Ukraina.
"Dia menghancurkan semua sekolah, gereja seolah-olah berusaha untuk memusnahkan peradaban di Ukraina," kata Biden.
Biden menyampaikan, seluruh dunia kini harus bertanggungjawab atas apa yang terjadi di Ukraina.
Sebelumnya, Biden diminta untuk fokus mengurus permasalahan internal negara, bukan justru mencampuri konflik antara Rusia dan Ukraina.
Kritikan ini disampaikan oleh anggota kongres AS bagian Arizona, Paul Gosar.
Gosar yang merupakan politisi Partai Republik mengecam langkah pemerintah AS yang menghabiskan triliunan dollar untuk mengirimkan bantuan senjata ke Ukraina.
Dikutip TribunWow.com dari rt.com, Gosar adalah satu dari 57 anggota kongres yang menolak AS mengirimkan bantuan senilai 40 triliun USD untuk Ukraina.
Gosar meminta agar Biden fokus mengurus internal AS di antaranya adalah utang, inflasi, hingga permasalahan imigran.
"Ukraina bukan teman kita. Rusia bukan musuh kita. Kita perlu mengurus masalah utang kita, inflasi dan imigrasi. Semua ini bukan lah kesalahan Putin," tulis Gosar di akun sosial medianya.
Diketahui, AS saat ini tengah dilanda masalah naiknya harga minyak, tingginya inflasi, langkanya pangan, bahkan susu formula untuk bayi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/presiden-as-joe-biden-berikan-bantuan-militer-ke-ukraina-untuk-hadapi-rusia.jpg)