Terkini Daerah
Kehilangan Kendali sebelum Kecelakaan Maut, Ucapan Sopir Bus di Ciamis Buat Penumpang Panik
Sebelum terjadinya kecelakaan maut di Ciamis, sopir bus yang diketahui mengalami rem blong sempat memperingatkan para penumpangnya.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
“Ada tiga orang yang meninggal. Dua merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor, seorang lagi penumpang bus,” ujar H Ohan Hidayat, warga Desa Payungsari Panumbangan kepada Tribun, Sabtu (21/5/2022).
48 korban yang terluka sempat dirawat di Puskesmas Payungsari.
"Ada juga yang luka berat 7 orang, dirujuk ke RSUD Dr Soekardjo Tasik, PKM Panumbangan, Panjalu," kata Tata Usaha Puskesmas Payungsari, Gaga.
Selain korban dari penumpang bus dan motor, ada dua warga di TKP yang tewas dalam kecelakaan tersebut.
Seisi Bus Bertakbir
Satu dari beberapa korban selamat dalam insiden ini adalah Hayati.
Hayati bercerita, ia dan rombongan berangkat dari Balaraja, Tangerang pada Jumat (10/5/2022) malam.
Awalnya ia dan rombongan pergi ke Cirebon kemudian berziarah ke Panjalu, Ciamis.
Baru pada Sabtu sore rombongan lanjut berziarah ke Pamijahan, Tasikmalaya.
Hayati mengaku sempat melihat bus oleng hingga bantin setir ke kanan.
Kala itu bus menabrak rumah warga dan kendaraan yang berada di sisi kanan.
Pada saat itu seisi bus panik dan berteriak takbir.
Hayati juga mengaku sempat melihat ada penumpang yang panik dan melompat keluar lewat kaca samping bus.
"Setelah itu saya pingsan," ujar Hayati.
Sampai saat ini detail kecelakaan masih didalami oleh pihak kepolisian.