Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ibu di Ukraina Histeris Lihat Posisi Anaknya yang Tewas Membungkuk karena Rudal Rusia

Seorang ibu di Ukraina histeris melihat anaknya tewas mengenaskan karena serangan rudal Rusia.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Doug Seeburg/Thesun
Pria di Ukraina bernama Mark tewas dalam kondisi melindungi kekasihnya Katarina Sudaremko (18) yang akhirnya menyusul tewas karena luka parah. Kejadian ini diketahui terjadi di Donetsk. 

Shishimarin kini tengah diadili atas kasus kejahatan perang telah membunuh suami Kateryna yang merupakan warga sipil.

Dikutip TribunWow.com dari bbc.com, sebelum bertemu langsung dengan Shishimarin, Kateryna mengaku dirinya justru merasa kasihan kepada Shishimarin.

Kateryna mengatakan, meskipun merasa kasihan, ia tetap tidak bisa memaafkan kejahatan yang dilakukan oleh Shishimarin.

Kala itu Kateryna mengaku sempat mendengar suara senjata api yang membunuh suaminya.

Begitu ia keluar dari rumah, Kateryna melihat Shshimarin sedang memegang senjata.

Seusai melihat Shishimarin, barulah Kateryna melihat jasad suaminya.

"Dia tewas dengan luka tembak di kepala. Saya mulai berteriak sangat kencang," kata Kateryna.

Diketahui Shysimarin dan Kateryna sempat berbincang sebelum akhirnya Shysimarin memohon minta diampuni.

Dikutip TribunWow.com dari Thesun.co.uk, berikut adalah percakapan yang terjadi antara Shysimarin dan Kateryna.

"Jelaskan kepada saya apa yang kamu rasakan ketika kamu membunuh suami saya? Apakah kamu menyesali kejahatan ini?" kata Kateryna.

"Saya mengaku bersalah. Saya memahami Anda tidak akan bisa memaafkan saya. Saya memohon pengampunan," ujar Shysimarin.

Tak menanggapi permohonan Shysimarin, Kateryna kembali menanyakan hal lain.

"Mohon jelaskan, mengapa Anda datang ke sini? Untuk melindungi kita? Dari siapa? Dari suami saya yang Anda bunuh?" kata Kateryna.

Shysimarin bisa dikenai hukuman penjara seumur hidup karena menembak kepala korban melalui jendela mobil yang terbuka.

Dilansir TribunWow.com dari Aljazeera, Rabu (18/5/2022), Shysimarin adalah seorang anggota unit tank Rusia yang ditangkap, diadili berdasarkan bagian dari KUHP Ukraina yang membahas hukum dan kebiasaan perang.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
RudalRusiaUkrainaDonetsk
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved