Konflik Rusia Vs Ukraina
3 Statement Kontroversial Kadyrov, Puji Gadis Ukraina Cantik hingga Sindir Musuh yang Menyerah
Pimpinan Chechnya Ramzan Kadyrov aktif berpartisipasi dalam konflik antara Rusia dan Ukraina, termasuk aktif mengeluarkan pernyataan kontroversial.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Pemimpin wilayah Republik Chechnya yakni Ramzan Kadyrov beberapa kali mengeluarkan pernyataan atau statement kontroversial terkait konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.
Kadyrov sendiri dan pasukan Chechen yang ia pimpin aktif membantu Presiden Rusia Vladimir Putin dalam konflik melawan Ukraina.
Dilansir TribunWow.com, berikut ini adalah sejumlah pernyataan kontroversial Kadyrov selama konflik berlangsung:
Baca juga: Rusia Klaim Kuasai Pabrik Baja Azovstal Mariupol, Ini Kata Komandan Marinir Ukraina seusai Menyerah
Baca juga: VIDEO Pengakuan Prajurit Rusia, Beli Rompi Anti Peluru Pakai Uang Pribadi ketika Perang di Ukraina
1. Puji Gadis Ukraina Cantik-cantik
Kadyrov terang-terangan mengungkap kekaguman pada gadis-gadis Ukraina.
Namun ia mengaku kecewa karena sikap orang-orang Ukraina yang dinilai menebar omong kosong.
Pengikut Presiden Rusia Vladimir Putin itu juga menyebut bahwa orang-orang Ukraina telah ditipu oleh sekutu mereka, Amerika Serikat secara mentah-mentah.'
Hal ini dinyatakan oleh Kadyrov melalui tayangan video di akun Telegram pribadinya yang dibagikan RIA Novosti, Kamis (12/5/2022).

Dalam pidato singkat tersebut, ia juga mengecam Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang dianggap tak tahu dampak perbuatannya.
Ia menuding Zelensky telah menyerahkan negaranya menjadi bawahan AS.
Kadyrov juga mencatat bahwa Amerika menipu Ukraina dengan menjual senjata tua.
"Amerika menipu anda, menjual senjata lamanya. Uang anda digunakan untuk melawanmu; ke mana perginya harga diri Anda? Dan kehidupan sosial seperti apa yang akan terjadi?," ujar Kadyrov dikutip TribunWow.com, Jumat (13/5/2022).
Kemudian, Kadyrov mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke Ukraina.
Ia kagum dengan paras dan kecantikan orang-orang Ukraina dan sempat ingin kembali berwisata.
Namun ia kecewa lantaran orang-orang Ukraina kini terang-terangan menebar kebohongan di media.