Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Terjerat Kasus Kejahatan Perang, Tentara Rusia Berusia 21 Tahun Ngaku Tak Berniat Bunuh Warga Sipil

Ini pengakuan seorang tentara Rusia yang menembak mati warga sipil di Ukraina.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube The Telegraph
Sersan Vadim Shyshimarin (21) dihadirkan langsung dalam persidangan di Kyiv/Kiev pada Jumat (13/5/2022) atas kasus kejahatan perang yang menjerat dirinya. 

Rusia diduga menembaki sebuah mobil pribadi dan menyita kendaraan tersebut, kemudian melaju ke Chupakhivka, sebuah desa sekitar 322km (200 mil) timur Kyiv.

Dalam perjalanan, jaksa agung menuduh, tentara Rusia melihat seorang pria bersepeda dan berbicara di teleponnya.

Shysimarin diperintahkan untuk membunuh pria itu sehingga dia tidak dapat melaporkannya ke otoritas militer Ukraina.

Venediktova tidak mengidentifikasi siapa yang memberi perintah.

Ia hanya mencatat Shysimarin menembakkan senapan Kalashnikov-nya melalui jendela yang terbuka dan mengenai kepala korban .

"Pria itu meninggal di tempat hanya beberapa puluh meter dari rumahnya," tulis Venediktova.

Dinas Keamanan Ukraina, yang dikenal sebagai SBU, memposting video pendek pada 4 Mei tentang Shysimarin berbicara di depan kamera dan menjelaskan secara singkat bagaimana dia menembak pria itu.

SBU menggambarkan video itu sebagai salah satu pengakuan pertama dari penjajah musuh.

"Saya diperintahkan untuk menembak," kata Shysimarin.

“Saya menembak satu (putaran) ke arahnya. Dia terjatuh. Dan kami terus berjalan.”

Sidang berikutnya dalam kasus ini akan berlangsung Kamis pukul 09:00GMT.

Jaksa Andriy Sinyuk mengatakan kepada wartawan setelah sidang hari Rabu bahwa dua saksi, termasuk salah satu tentara Rusia yang bersama Shysimarin pada saat kejadian, akan dibawa untuk bersaksi di pengadilan.

Senjata tentara juga akan diperiksa sebagai bagian dari penyelidikan.

Kremlin sebelumnya mengatakan tidak diberitahu tentang kasus tersebut, dengan mengatakan kemampuan Moskow untuk memberikan bantuan karena kurangnya misi diplomatik kami di sana juga sangat terbatas.

Namun, Rusia kini diyakini sedang mempersiapkan pengadilan kejahatan perang untuk tentara Ukraina.

Baca juga: Ukraina Rilis Foto dan Identitas Tentara Rusia Pelaku Rudapaksa dan Kekerasan di Bucha

Baca juga: Masih Muda, Ini Sosok Tentara Rusia yang Bergantian Rudapaksa Gadis Ukraina di Rumahnya

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyKasus Pembunuhan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved