Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Dibawa ke Wilayah Rusia, Begini Nasib Prajurit Ukraina yang Sempat Terjebak di Azovstal

Ratusan prajurit Ukraina yang tadinya bertahan di pabrik baja Azovstal kini mulai dipindahkan bertahap.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Rezimen Azov
Rezimen Azov mengunggah sebuah video menampilkan kondisi terkini di pabrik baja Azovstal. Terbaru, ilustrasi kondisi di dalam pabrik Azovstal. 

Penyelamatan dilakukan beberapa jam setelah Rusia mengatakan telah setuju untuk mengevakuasi tentara Ukraina yang terluka ke fasilitas medis di Novoazovsk.

"Kesepakatan telah dicapai tentang pemindahan yang terluka," kata kementerian pertahanan negara itu pada hari Senin (16/5/2022).

"Sebuah koridor kemanusiaan telah dibuka di mana prajurit Ukraina yang terluka dibawa ke fasilitas medis di Novoazovsk."

Baca juga: VIDEO Serangan Rusia ke Mariupol, Jatuhkan Bom Fosfor & Artileri ke Pabrik Baja Azovstal Ukraina

Baca juga: Sebut Elon Musk Manusia Super, Komandan Ukraina Minta Bantuan agar Lolos Kepungan Rusia di Mariupol

Alasan Tak Mau Menyerah

Presiden Rusia Vladimir Putin pada beberapa minggu yang lalu mengeluarkan instruksi kepada pasukan militernya untuk memblokade pabrik baja Azovstal di Mariupol, Ukraina agar tidak ada yang bisa masuk dan keluar.

Namun Rusia juga telah menyampaikan bahwa warga sipil dibebaskan keluar dari Azovstal kapanpun mereka mau, begitu pula dengan kombatan yang memilih untuk menyerah.

Sementara itu, kelompok prajurit neo Nazi Ukraina bernama resimen Azov yang ada di Azovstal tegas menolak untuk menyerah kepada Rusia.

Dikutip TribunWow.com dari rt.com, pernyataan ini disampaikan oleh prajurit Azov bernama Ilya Samoylenko.

Pada Minggu (8/5/2022), di hadapan para jurnalis, Ilya menyebut opsi menyerah sama sekali tidak dapat diterima.

Menurut Ilya, menyerah kepada tentara Rusia sama saja dengan memberikan hadiah untuk musuh.

Ilya menyampaikan, resimen Azov hanya bersedia meninggalkan Azovstal jika mereka dievakuasi oleh pemerintah Ukraina atau bantuan dari negara lain.

Menurut penuturan Ilya, para prajurit Ukraina yang terkurung di Azovstal sudah tidak lagi memiliki senjata yang memadai untuk melakukan perlawanan.

Meskipun memiliki persediaan makanan dan minuman, mereka mengakui tak akan bisa memberikan perlawanan kepada para tentara Rusia.

Ilya menyebut ada ratusan tentara Ukraina dalam kondisi terluka masih terkurung di Azovstal.

Mereka menunggu bantuan dari pemerintah Ukraina untuk melakukan evakuasi.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
RusiaUkrainaAzovstalMenteri Pertahanan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved