Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

VIDEO - Dukungan ke Ukraina Makin Pesat, Rusia Peringatkan NATO soal Perang Nuklir Besar-besaran

Konflik antara Rusia dan Ukraina masih memanas hingga kini, Rusia juga meningkatkan ketegangan dam memicu konflik langsung dengan NATO.

Editor: Lailatun Niqmah

TRIBUNWOW.COM - Konflik antara Rusia dan Ukraina masih memanas hingga kini pada Jumat (13/5/2022).

Tidak hanya Ukraina, Rusia juga meningkatkan ketegangan dan memicu konflik langsung dengan NATO.

Hal itu lantaran meningkatnya dukungan militer yang diberikan Barat kepada Ukraina.

Dikutip dari Kompas.com, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev memperingati bahwa apa yang telah dilakukan Barat memicu konflik antara Moskwa dan NATO.

Baca juga: VIDEO - Sosok Kolonel ke-41 Rusia yang Tewas di Ukraina, Pukulan Keras bagi Putin di Tengah Perang

Hal ini disampaikannya pada Kamis (12/5/2022).

Medvedev menambahkan bahwa konflik dengan NATO selalu membawa risiko berubah menjadi perang nuklir besar-besaran.

Invasi Rusia ke Ukraina telah menewaskan ribuan orang dan menimbulkan kekhawatiran akan konfrontasi besar antara Rusia dan AS sejak Perang Dingin.

Medvedev menuturkan, negara-negara NATO memompa senjatanya ke Ukraina.

Baca juga: Kadyrov Sebut Rusia Baru Kerahkan 1 Persen Kekuatan, Tuding Zelensky Relakan Ukraina Jadi Pijakan AS

Kemudian melatih pasukan Ukraina menggunakan peralatan Barat, serta mengirim tentara bayaran.

“Dan latihan negara-negara aliansi (NATO) di dekat perbatasan kita meningkatkan kemungkinan konflik langsung dan terbuka antara NATO dan Rusia,” kata Medvedev.

“Konflik seperti itu selalu memiliki risiko berubah menjadi perang nuklir penuh. Ini akan menjadi skenario bencana bagi semua orang,” sambung Medvedev.

Perlu diketahui, Rusia dan AS sejauh ini memiliki kekuatan nuklir terbesar di dunia.

Rusia mempunyai sekitar 6.257 hulu ledak nuklir sementara tiga negara anggota NATO yakni AS, Inggris, dan Perancis memiliki sekitar 6.065 hulu ledak gabungan.

Baca juga: VIDEO Detik-Detik Tank Tercanggih Rusia Seharga Rp 53 Miliar Dihancurkan Roket Murah Milik Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, operasi militer khususnya di Ukraina diperlukan karena AS menggunakan Ukraina untuk mengancam Rusia.

Oleh karenanya, Moskwa harus bertahan melawan “penganiayaan” terhadap orang-orang berbahasa Rusia.

Sumber: Tribun Video
Halaman 1/2
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaUkrainaRusiaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyNATO
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved