Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta Viral Kasus Polwan Diselingkuhi Oknum ASN: DKM dan WS Sudah 2 Hari Tak Masuk Kantor

Simak fakta viral kasus perselingkuhan yang menimpa polisi wanita (Polwan) bernama Suci Darma di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Instagram @sucidrma via Tribunnews.com
Kisah layangan putus versi ASN viral, kini sang polwan berharap suami dan selingkuhan dipecat? 

TRIBUNWOW.COM - Viral kasus perselingkuhan yang menimpa polisi wanita (Polwan) bernama Suci Darma di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Kasus perselingkuhan ini menjadi viral setelah Suci mengungkapkannya dalam utas di Twitter pada Senin (9/5/2022) kemarin.

Garis besar kasus yang diceritakan Suci, sang suami berinisial DKM yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab OKI, berselingkuh dengan wanita berinisial WS.

Baca juga: Viral Curhatan Polwan yang Diselingkuhi Suaminya Seorang ASN, Ini Kata Polisi hingga Pemkab OKI

WS juga merupakan ASN yang bertugas di tempat yang sama dengan DKM.

Dari perselingkuhan tersebut, DKM dan WS sampai mempunyai seorang anak laki-laki yang telah berumur 4 tahun.

Padahal, WS sudah memiliki suami.

Sontak, kasus perselingkuhan tersebut menjadi viral hingga Suci melabelkan kisah asmaranya bak Layangan Putus versi ASN Protokoler.

Kini, utas yang dibuat Suci telah diretweet sebanyak lebih dari 31 ribu kali dan disukai lebih dari 107 ribu kali hingga Selasa (10/5/2022) pukul 17.00 WIB.

Baca juga: Viral Kisah Wanita Gelar Resepsi Pernikahan Tanpa Suami, Ternyata sang Mempelai Pria Sedang Sakit

Dikutip dari Tribunnews.com, berikut fakta terbaru dari kasus perselingkuhan yang menimpa Polwan di Sumsel:

1. Pemkab OKI Bentuk Tim

Pemkab OKI mengambil langkah konkret terkait dugaan pelanggaran disiplin oleh oknum ASN di lingkungan Pemkab OKI.

Bahkan, langkah tersebut sudah dilakukan sebelum kasus ini viral dan menjadi konsumsi publik.

"Laporan sudah kami terima dan sudah ditindaklanjuti sejak akhir April lalu," terang Inspektur Kabupaten OKI Endro Suarno saat dihubungi Sripoku.com, Selasa (10/5/2022).

Masih kata dia, pihaknya sudah membentuk tim pemeriksa adhoc yang terdiri dari unsur Inspektorat, Kepegawaian, dan atasan langsung yang bersangkutan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved