Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Serang Kehidupan Pribadi Putin, Uni Eropa Berencana Jatuhkan Sanksi pada Kekasih Presiden Rusia

Uni Eropa berencana menjatuhkan sanksi kepada Alina Kabaeva, yang telah lama dikabarkan sebagai kekasih Presiden Rusia Vladimir Putin.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
Foto: Sergei Chirikov/AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Alina Kabaeva, yang telah lama dikabarkan menjalin hubungan rahasia. Terbaru, Alina Kabaeva akan dikenai sanksi internasional buntut hubungannya dengan Putin, Kamis (5/5/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Uni Eropa (UE) berencana menjatuhkan sanksi kepada Alina Kabaeva, yang telah lama dikabarkan sebagai kekasih Presiden Rusia Vladimir Putin.

Tak hanya Kabaeva, Patriark Kirill, kepala gereja Ortodoks Rusia juga akan dikenai sanksi yang sama.

Penambahan daftar sanksi orang-orang dekat Putin ini diharapkan akan memberikan tekanan agar invasi Rusia ke Ukraina bisa segera diakhiri.

Kolase potret Alina Kabaeva, mantan pesenam ritmik yang dikabarkan sebagai kekasih Presiden Rusia Vladimir Putin, Selasa (26/4/2022). Kabaeva tampil mengenakan gaun buatan desainer London, Alessandra Rich senilai puluhan juta rupiah.
Kolase potret Alina Kabaeva, mantan pesenam ritmik yang dikabarkan sebagai kekasih Presiden Rusia Vladimir Putin, Selasa (26/4/2022). Kabaeva tampil mengenakan gaun buatan desainer London, Alessandra Rich senilai puluhan juta rupiah. (Capture Video Daily Mail)

Baca juga: Alina Kabaeva Kekasih Putin Tampil di Publik, Kenakan Busana Mewah Senilai Puluhan Juta Rupiah

Baca juga: Kehidupan Pribadi Putin, Cerai dari Istri dan Pacari Gadis 30 Tahun Lebih Muda hingga Punya 4 Anak

Dilansir TribunWow.com dari The Guardian, Kamis (5/5/2022), dua sumber mengatakan UE telah mengusulkan sanksi terhadap Kabaeva.

Kemunculan nama mantan pesenam Olimpiade dalam daftar rancangan sanksi internasional ini pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg.

Selain itu, pendeta Kirill, sekutu lama Kremlin yang telah memberikan restunya untuk perang di Ukraina, juga muncul di draft dokumen yang dilihat oleh Guardian.

Kirill disebutkan dalam rancangan daftar sanksi Uni Eropa di bawah nama lahirnya, Vladimir Gundyayev dan digambarkan sebagai pendukung paling menonjol dari agresi militer Rusia terhadap Ukraina.

Kabaeva dan Kirill adalah dua dari lusinan orang yang akan menghadapi larangan perjalanan UE dan pembekuan aset di bawah daftar baru yang sedang dibahas oleh negara-negara anggota.

Keduanya akan bergabung dengan lebih dari 1.000 tokoh kenamaan Rusia yang sudah ada dalam daftar sanksi.

Adapun nama-nama baru masih harus disetujui oleh 27 negara anggota UE lainnya.

Menurut Bloomberg, dokumen tersebut menggambarkan Kabaeva sebagai sosok berhubungan erat dengan Presiden Vladimir Putin.

Diketahui, Kabayeva memenangkan emas di Olimpiade 2004 untuk senam ritmik dan juga pembawa bendera di Olimpiade Musim Dingin di Sochi pada tahun 2014.

Dia adalah anggota parlemen selama enam tahun mewakili partai Rusia Bersatu Putin dan kemudian menjalankan kelompok media pro-Kremlin meskipun kurangnya pengalaman dalam manajemen media.

The Wall Street Journal melaporkan bulan lalu bahwa pemerintah AS telah menunda pemberian sanksi kepada Kabaeva karena kekhawatiran Putin akan melihatnya sebagai serangan pribadi.

Gedung Putih membantah keras laporan itu, bersikeras tidak ada yang aman dari sanksi.

Halaman
1234
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyAlina Kabaeva
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved